Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ini Alasan CFD di Sleman Batal Dilaksanakan Awal Februari, Ternyata Baru Bisa Dimulai Setelah Pemilu 2024

Iwan Nurwanto • Sabtu, 10 Februari 2024 | 03:21 WIB
SEHAT: Kegiatan Car Free Day yang dilaksanakan di Lapangan Pemda Sleman beberapa waktu lalu.
SEHAT: Kegiatan Car Free Day yang dilaksanakan di Lapangan Pemda Sleman beberapa waktu lalu.

SLEMAN - Kegiatan Car Free Day Kabupaten Sleman yang seharusnya dimulai pada awal bulan Februari lalu batal terlaksana.

Kegiatan yang berpusat di Lapangan Pemda Sleman itu pun kemungkinan baru bisa rutin dilaksanakan pasca Pemilu 2024.


Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sleman Marjanto mengatakan, program CFD memang dijadwalkan bisa terlaksana mulai dari awal bulan Februari hingga akhir tahun mendatang.

Namun, karena berbarengan dengan pemilu, program tersebut akhirnya dibatalkan dimulai pada awal bulan ini.


Dia menyebut, penyebab tidak jadinya CFD terlaksana pada awal bulan Februari karena kesibukan petugas keamanan.

Lantaran personil kepolisian dan Satpol PP ikut mengamankan berbagai tahapan Pemilu 2024.


“Sehingga diambil keputusan untuk CFD baru bisa dilaksanakan di hari Minggu setelah pelaksanaan Pemilu,” ujar Marjanto saat dikonfirmasi, Jumat (9/2).


Terkait dengan pelaksanaan CFD di tahun ini, dia memastikan, skemanya akan sama seperti tahun lalu.

Yakni, dengan menutup Lapangan Pemda dari akses kendaraan bermotor mulai dari pukul 06.00 sampai dengan 10.00.


Dalam kegiatan tersebut, lanjut Marjanto, nantinya masyarakat bisa bebas berolahraga tanpa adanya gangguan.

Selain itu, pengunjung yang datang dapat membeli berbagai jajanan karena disediakan stand-stand UMKM.


“Kami juga dapat informasi kalau Dinas Kesehatan Sleman akan menyediakan layanan cek kesehatan gratis di CFD,” ungkapnya.


Adapun selama tahun 2024 ini CFD bakal digelar sebanyak 20 kali. Sehingga kemungkinannya akan ada CFD yang digelar dua kali dalam sebulan.

 Baca Juga: Pria di Kulon Progo Ini Pertahankan Budidaya Lebah Madu Dengan Cara Tradisional. Omah Tawon Randu Alas Jadi Tempat Edukasi Hingga Sabet Penghargaan

Program tersebut sejatinya sudah dilaksanakan sekali pada November 2023 lalu. Namun karena minimnya anggaran tidak bisa dilanjutkan.

 

Setelah mendapatkan alokasi anggaran di tahun 2024. Akhirnya CFD bisa kembali terlaksana tahun ini karena banyak mendapat apresiasi dari masyarakat maupun pemerintahan.


Kepala Dishub Sleman Arip Pramana menyampaikan, digulirkannya kembali program CFD karena beberapa pertimbangan.

Di antaranya, karena sektor ekonomi yang terdongkrak lantaran banyak UMKM yang bisa berjualan.


“Kemudian juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berolahraga tanpa terganggu lalu lalang kendaraan,” terang Arip.


Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa memang berharap CFD dapat diselenggarakan secara konsisten. Mengingat tingginya antusias masyarakat yang datang dalam kegiatan tersebut.


Menurut dia, CFD adalah salah satu upaya Pemkab Sleman dalam memberikan wadah bagi masyarakat untuk mengisi akhir pekan dengan kegiatan positif seperti berolahraga dan kegiatan lainnya.


Selain itu, digelarnya CFD ini dapat memberdayakan ekonomi masyarakat khususnya pelaku UMKM. Karena dalam kegiatan itu diberikan wadah dan kesempatan untuk menjajakan produk-produknya..


"Kegiatan ini (CFD) terbuka untuk masyarakat umum secara gratis yang ingin melakukan kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya. Ramainya masyarakat yang datang di CFD ini juga sekaligus membantu perekonomian masyarakat,” terang Danang beberapa waktu lalu. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#car free day #Pemilu #dishub sleman