RADAR JOGJA - Klub Persatuan Bola Voli (PBV) Yuso Jogjakarta saat ini belum mau ikut andil kembali di ajang profesional Proliga. Sebab di 2024 ini mereka akan konsen untuk tampil di ajang kompetisi Livoli Divisi Utama.
Ketua Umum Yuso Jogjakarta Wiji Hastuti mengatakan, tahun ini sebenarnya ada tawaan untuk tampil di Proliga. Namun, tawaran itu belum dipenuhi karena kami sedang konsen di Livoli Divisi Utama. “Karena kami fokus di divisi utama dulu,’’ ujarnya, di Kalasan, Sleman, Sabtu (27/1).
Wiji Hastuti didapuk sebagai ketua umum PBV Yuso Jogjakarta beserta sejumlah pengurus lainnya pada saat acara pergantian antarwaktu (PAW) terhadap sejumlah pengurus periode 2021-2025. Pengukuhan PAW itu dikemas dengan acara tasyakuran.
Wiji Hastuti menyatakan, alasan tidak ingin kembali tampil di ajang Proliga, karena di samping biaya yang dikeluarkan cukip banyak, pihaknya fokus untuk pembinaan atlet.”kami konsen di pembinaan," tegasnya.
Yuso Jogjakarta terakhir ikut ajang Proliga pada 2012 silam. Namun dalam sejarah keikutsertaan Yuso Jogjakarta di ajang Livoli itu baru sekali terdegrasi, yaitu pada 2022 silam. Namun di tahun berikutnya 2023 tim putra-putri Yudo Jogjakarta berhasil lolos ke divisi utama. Tahun 2024 ini Yuso Jogjakarta tetap bisa aksis dulu di Livoli divisi utama. Sebab menurutnya saingan di divisi utama itu sekarang juga sangat berat.
Yuso Jogjakarta sudah 72 tahun berdiri. Bahkan Yuso Jogjakarta adalah satu-satunya klub tertua di Indonesia.Yuso bisa berjalan karena pendirinya dari dulu sudah membuat landasan yang sangat kuat yaitu landasan kegotong royongan itu sangat kuat. Yuso selalu berawal dari kesederhanaan, gotong royong, dari kita untuk kita. “Itu landasan itu dari pendirinya," ucap Wiji Hastuti.
Ketua harian Persatuan Bola Voli Selurih Indonesia (PBVSI) DIJ Suhadi mengatakan dalam klub Yuso Jogjakarta ini menjadi mentor semua klub klub bola voli di DIJ. Sehingga dari Pengprov DIJ sangat siap untuk berkolaborasi untuk memajukan olahraga bola voli di DIJ ini agar lebih bagus lagi.
Orientasinya dengan kolaborasi golnya tidak hanya daerah saja, tapi nasional bahkan syukur ke go international. “Sehingga di DIJ ini terlahir pelatih dan atlet voli yang sangat membanggakan," tandasnya. (ayu/din).
Editor : Satria Pradika