SLEMAN - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) di Gunung Merapi.
APG tersebut terjadi pada Minggu, tanggal 28 Januari 2024 pukul 13.11 WIB.
Dengan amplitudo maksimum 21 milimeter, durasi 143,84 detik, dan jarak luncur 1.500 meter ke barat daya (Kali Bebeng).
Visual Gunung Merapi tampak dari Babadan dan arah angin ke timur.
''Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan,'' saran dari BPPTKG.
Pada hari yang sama, terjadi hujan di Puncak Gunung Merapi mulai pukul 12.19 WIB.
Dengan total curah hujan 5,60 milimeter, durasi 29 menit, dengan intensitas 11,52 mm/jam.
"Waspada bahaya lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dan awan panas guguran di daerah potensi bahaya,'' ingat BPPTKG. (iwa)
Editor : Iwa Ikhwanudin