RADAR JOGJA - Pelantikan kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di DIY viral di media sosial. Pasalnya snack untuk acara pelantikan KPPS pada Kamis (25/1) dinilai tidak layak. Bahkan banyak yang menyebut snack pelantikan KPPS seperti snack layatan.
Komplain terutama saat pelantikan KPPS di wilayah Sleman. Seperti saat pelantikan KPPS di wilayah Sumberadi, Kapanewon Mlati, Sleman.
Undangan yang disebarkan untuk menghadiri acara pelantikan pada pukul 09.00. Tapi para peserta sudah diminta datang ke Kantor Kalurahan Sumberadi pada pukul 08.00.
Meski pada praktiknya acara baru berlangsung pada pukul 09.30 lebih. Yang lebih memperihatinkan snack untuk acara pelantikan yang dinilai tidak layak. Karena hanya berupa roti, keripik dan air mineral gelas.
"Kalau di dusun saya seperti menu sripah," salah satu anggota KPPS Sumberadi Handriyanto, yang juga warga Bedingin itu.
Menurut dia, sajian tersebut sangat tidak menghargai para undangan KPPS. Dia merasa kasihan karena banyak KPPS yang sudah nyelake waktu izin dan sebagainya dari tempat kerjanya.
Tapi menu yang disajikan sangat tidak pas kalau untuk pelantikan.
Hal yang sama juga dikatakan KPPS di Sanggrahan, Maguwoharjo, Depok, Sleman Satriyo. Dia juga menyebut snack yang disajikan saat pelantikan KPPS di Maguwoharjo berupa roti, keripik dan air mineral gelas. Hal itu pun banyak dikeluhkan banyak anggota KPPS yang dilantik. "Snack layatan," ujarnya kecewa.
Editor : Heru Pratomo