SLEMAN - Revitalisasi Pasar Godean sampai saat ini masih terus berjalan. Seiring dengan pembangunannya, Pemkab Sleman berencana membangun gedung parkir yang terhubung langsung dengan pasar tersebut.
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Tina Hastani mengatakan, revitalisasi Pasar Godean kemungkinan bisa selesai pada akhir 2024.
Dikarenakan, kontrak pembangunannya ditarget selesai pada pertengahan tahun nanti. Lalu, setelah itu akan ada masa pemeliharaan dari kontraktor.
Tina mengaku, belum dapat membeberkan secara rinci progres pembangunan Pasar Godean.
Sebab, proyek tersebut dikerjakan oleh Pemprov DIY melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW).
Namun, kemungkinan besar pasar tersebut bisa digunakan pada akhir tahun mendatang.
Ia pun berharap, dengan selesainya pembangunan Pasar Godean dapat menjadi ikon bagi wilayah Sleman barat.
Kemudian, dapat menarik minat masyarakat untuk datang lalu membuat wilayah tersebut semakin hidup.
“Disperindag Sleman nantinya hanya sebagai pengguna, jadi tidak bisa mengklaim progresnya berapa persen. Khawatirnya nanti malah keliru,” ujar Tina saat ditemui, Kamis (25/1).
Lebih lanjut, seiring dengan revitalisasi Pasar Godean itu Pemkab Sleman juga berencana membangun gedung parkir. Lokasinya disiapkan berada di belakang pasar tersebut.
Tina membeberkan, desain gedung parkir memiliki dua lantai dan langsung terhubung dengan food court yang berada di Pasar Godean.
Adapun anggarannya diketahui mencapai Rp 15 miliar dan akan mulai dibangun pada Febuari tahun 2025 mendatang.
“Lahan parkir nantinya berada di gedung terpisah dengan Pasar Godean, itu Pemkab Sleman yang menyediakan dan sekarang masuk DED (detail engineering design),“ terang Tina.
Sebagai informasi, revitalisasi Pasar Godean menelan anggaran Rp 106 miliar.
Pasar tersebut akan dilengkapi sejumlah fasilitas. Mulai dari taman terbuka hijau, rooftop terbuka untuk gelaran event, hingga food court.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, Pasar Godean memiliki tiga lantai. Fasilitas taman terbuka hijau akan berada di lantai satu.
Sedangkan food court dan mushola berada di lantai dua. Kemudian untuk lantai tiganya akan digunakan sebagai kantor UPT.
Selain itu, pasar tersebut juga akan dilengkapi lift barang. Serta dihadirkan semacam coffee shop yang berada di rooftop.
Ini agar kemudian dapat digunakan sebagai lokasi event untuk menampilkan kreatifitas anak-anak muda.
Bangunan baru Pasar Godean pun direncanakan bakal menampung sekitar 1.837 pedagang.
"Harapannya dengan wajah baru (Pasar Godean, Red), aktivitas perekonomian akan lebih meningkat karena bangunan dan fasilitasnya sudah bagus. Serta pedagang dan pengunjung semakin nyaman," terang Kustini. (inu)