Kurikulum Merdeka Skala Nasional Resmi Diterapkan Januari 2024, Pakar Pendidikan di Jogja Bilang Begini

Gunawan RaJa • Dipublikasikan Jumat, 19 Januari 2024 | 17:38 WIB
Pemerhati isu-isu pendidikan Dr Poerwanti Hadi Pratiwi SPd MSi.
Pemerhati isu-isu pendidikan Dr Poerwanti Hadi Pratiwi SPd MSi.

JOGJA - Awal tahun ini Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi meluncurkan Kurikulum Merdeka (Kurma).

Peluncuran ini berskala Nasional.

Berbagai informasi dan analisis dari akademisi, menunjukkan peliknya implementasi kurikulum terbaru tersebut.

Yyang seringkali dimaknai sebagai pembelajaran berbasis proyek dan menghasilkan produk.

"Implikasinya, beberapa POT (Paguyuban Orang Tua) di sekolah-sekolah tertentu yang biasanya tidak dilibatkan dalam aktivitas pembelajaran anak di sekolah, pasca Kurma diberlakukan menjadi lebih intensif dilibatkan," ucap Dosen Departemen Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.

Poerwanti menyebut, sejak Tahun Ajaran 2021/2022 Kurma telah diimplementasikan di hampir 2.500 sekolah.

Sekolah-sekolah tersebut yang mengikuti Program Sekolah Penggerak (PSP) dan 901 SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) sebagai bagian dari pembelajaran dengan paradigma baru.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Kota Jogja kurikulum merdeka Pendidikan