SLEMAN - Pendakwah Gus Miftah didatangi petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan di rumahnya yang beralamat di Padukuhan Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, pada Senin (8/1) siang.
Pria bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu diperiksa buntut viralnya video bagi-bagi uang beberapa waktu lalu.
Pantauan Radar Jogja di lokasi, petugas Bawaslu Pamekasan tiba dirumah pendakwah nyentrik itu sekitar pukul 13.00 dengan membawa printer.
Lalu, 15 menit setelahnya, Gus Miftah tampak menemui petugas Bawaslu Pamekasan di ruang tamu.
Gus Miftah pun sempat menyapa awak media ketika menemui petugas Bawaslu Pamekasan. “Do ngopo neng kene (Ada apa pada di sini),” ujarnya sambil bercanda kepada wartawan yang tengah mengambil gambar.
Pemeriksaan pun dilakukan tertutup. Bahkan petugas Bawaslu Sleman yang turut mendampingi pemeriksaan Gus Miftah juga diminta untuk berpindah ke ruangan lain yang masih satu kompleks kediaman pendiri Pondok Pesantren Ora Aji tersebut.
Sebagaimana diketahui, Gus Miftah diduga terlibat politik uang pasca video bagi-bagi uangnya viral di sosial media.
Kegiatan itu disorot Bawaslu Pamekasan lantaran ada salah satu masyarakat yang memakai kaos bergambar capres nomor urut dua, Prabowo Subianto.
Sampai saat ini Radar Jogja masih berada di lokasi rumah Gus Miftah untuk menunggu konfirmasi dari pria 42 tahun tersebut. Maupun penjelasan Bawaslu Pamekasan terkait dengan hasil pemeriksaannya. (inu)
Editor : Amin Surachmad