Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

JCW Soroti Tarif Parkir Lapangan Denggung Yang Nuthuk Lagi, Jelas Masuk Pungli dan Korupsi

Iwan Nurwanto • Selasa, 2 Januari 2024 | 18:08 WIB
CEK TKP: Petugas gabungan saat melakukan pemeriksaan kepada pengelola parkir di Lapangan Denggung pada Senin (21/8/23) malam.
CEK TKP: Petugas gabungan saat melakukan pemeriksaan kepada pengelola parkir di Lapangan Denggung pada Senin (21/8/23) malam.

SLEMAN - Pelanggaran tarif parkir di Lapangan Denggung Sleman kembali terjadi pada Senin (1/1).

Hal itu pun mendapat sorotan dari salah satu lembaga masyarakat yang cukup aktif mengamati tindak pidana korupsi.

Aktivis Jogja Corruption Watch Baharuddin Kamba mengaku, mengalami sendiri tindakan nuthuk yang dilakukan oleh oknum petugas parkir di Lapangan Denggung.

Menurutnya tarif parkir di kawasan tersebut tidak sesuai aturan yang ditetapkan oleh Pemkab Sleman.

Kamba menyebut, tarif parkir sesuai peraturan yang berlaku untuk sepeda motor seharusnya Rp. 2.000. Namun pada faktanya tarif parkir untuk sepeda motor dimintai oknum juru parkir sebesar Rp 5.000. Serta tidak tertera tarif pada karcis parkir.

“Alasannya karena weekend padahal malam ini (Red:kemarin) Senin bukan Sabtu atau Minggu,” ujar Kamba kepada Radar Jogja, Selasa (2/1).

Kamba juga menyatakan, bahwa sebelumnya Dinas Perhubungan Sleman beberapa waktu waktu lalu sudah menindak oknum jukir karena menarik tarif tidak sesuai aturan.

Sayangnya, tindakan nuthuk atau menerapkan tarif parkir melebihi ketentuan kembali terulang.

Dia menilai, Jika tarif parkir tidak sesuai aturan terus terulang kembali dan tindakan penertiban terkesan angin-anginan.

Maka potensi kebocoran PAD di sektor pengelolaan di kabupaten Sleman semakin terbuka lebar.

“ Ini jelas pungutan liar (pungli) masuk kategori korupsi,” ungkap Kamba.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPTD Pengelolaan Perparkiran Dinas Perhubungan Sleman Wahyu Slamet menyatakan, bahwa pihaknya akan memberi tindakan tegas bagi para jukir yang menerapkan tarif nuthuk.

Baca Juga: Presiden Jokowi Pantuan Harga Dapat Sambutan Hangat Warga di Pasar Purworejo

Lantaran keluhan masyarakat terhadap tarif parkir yang menyalahi aturan sudah kerap terjadi di Lapangan Denggung.

Menurut dia, Dishub Sleman akan memanggil pengelola juru parkir yang melakukan pelanggaran. Kemudian akan diberikan surat peringatan.

"Apabila sudah diberi surat peringatan masih terjadi, maka akan kami cabut izin parkirnya," tegas Wahyu. (inu)

Editor : Bahana.
#Sleman #lapangan denggung #JCW #Parkir