Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Merapi Keluarkan 8 Kali Guguran Lava, Jarak Maksimum 2.000 Meter

Iwa Ikhwanudin • Minggu, 31 Desember 2023 | 16:52 WIB

MAGMA-VAR         ::::
:: Volcanic Activity Report ::

WASPADA: Pengunjung objek wisata di kawasan Gunung Merapi saat menaiki jip kemarin (9/12).
WASPADA: Pengunjung objek wisata di kawasan Gunung Merapi saat menaiki jip kemarin (9/12).

SLEMAN - Gunung Merapi di perbatasan Sleman-Magelang-Boyolali-Klaten tercatat mengeluarkan delapan kali guguran lava.

Masing-masing, tujuh kali guguran lava ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.

Dan satu kali guguran lava ke arah Kali Boyong dengan jarak luncur 1.000 meter.

Laporan aktivitas vulkanik Gunung Merapi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, suara guguran sebanyak dua kali dengan intensitas sedang terdengar dari Pos Babadan.

Laporan tersebut untuk pengamatan Gunung Merapi pada 30 Desember 2023 pukul 00.00-24.00 WIB.

Cuaca di Gunung Merapi cerah, berawan, dan mendung.

Angin bertiup tenang ke arah barat, dan timur.

Suhu udara 18-27 °C, kelembaban udara 60-99 %, dan tekanan udara 768.5-919.2 mmHg.

Volume curah hujan 85 mm per hari.

Secara visual, Gunung Merapi terlihat jelas, kabut 0-II, dan kabut 0-III.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah.

Terjadi kegempaan guguran (jumlah: 93, amplitudo: 3-27 mm, durasi: 31.8-272.4 detik).

Kegempaan hybrid/fase banyak (jumlah: 11, amplitudo: 2-7 mm, S-P: 0.3-0.6 detik, durasi: 5.32-8.64 detik).

Baca Juga: Lukisan Slebor Becak Bagus Bisa Menarik Hati Penumpang

Gempa tektonik jauh (jumlah: 2, amplitudo: 3-10 mm, S-P: 18.76-25.81 detik, durasi: 66.12-90.44 detik).

Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih berada di level III (siaga).

BPPTKG mengeluarkan rekomendasi sebagai berikut:

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Sungai Krasak, Sungai Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

4. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

5. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (iwa)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Gunung Merapi #Awan Panas #guguran lava