RADAR JOGJA - Di peringatan ulang tahunnya ke-77, Pemerintah Desa Kalurahan Condongcatur menyebut di wilayahnya 80 persen pejabat generasi muda. Mereka diharapkan mampu melayani masyarakat dengan maksimal.
"Kami memiliki banyak pamong baru, yang paling muda dukuh yang usianya baru 21 tahun, 80 persen pejabat masuk generasi muda. Mudah-mudahan semangat muda tersebut mampu melayani masyarakat dengan maksimal," ujar Lurah Condongcatur Reno Candra Sangaji kepada Radar Jogja, Selasa (26/12/2023).
HUT Condongcatur sendiri diisi dengan acara kirab dan upacara bregada. Beberapa jenis kegiatan telah terlaksana sebelumnya. Selain itu, acara tersebut juga bertujuan untuk wadah silaturahmi bagi masyarakat se Kalurahan Condongcatur.
"Semoga Condongcatur tetap berbudaya dan guyub rukun walaupun berbeda pilihan pemilu 2024 besok. Acara ini menjadi wadah silaturahmi dan sebagai simbol keberagaman," ujarnya.
Sementara itu, carik sekaligus penanggung jawab acara Riskandia Nur Lestari menambahkan, beberapa kegiatan sebelumnya telah sukses diselenggarakan. Kegiatan tersebut mulai dari bakti sosial, kesenian hingga pengajian.
"Terdapat 13 kegiatan di antaranya Condongcatur Muslim Competition yang mengundang seluruh santri se Kalurahan Condongcatur, giat fun bike dan pengajian akbar," tuturnya.
Acara kesenian yang telah diselenggarakan diantaranya ada Jathilan. Acara dengan tema keolahragaan juga dilaksanakan yaitu Pekan Olah Raga Kalurahan (Porkal).
"Untuk bakti sosial kami juga telah malaksanakan pemberian beasiswa kepada 18 siswa SD, SMP dan SMA serta Pemberian berupa sembako untuk wali muridnya," tandasnya.
Khusus acara hari ini dimulai dengan melakukan ziarah kubur dan tabur bunga di makam leluhur dan para tokoh Kalurahan Condongcatur. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pawai bregodo yang finishnya di Kantor Kalurahan.
"Acara ditutup dengan upacara dilanjutkan dengan grebeg gunungan hasil bumi oleh seluruh warga masyarakat yang hadir," tambahnya. (cr5)
Editor : Heru Pratomo