Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ekonomi dan Investasi Mulai Pulih, Pameran Akhir Tahun REI DIY Targetkan Transaksi Rp 60 Miliar

Fahmi Fahriza • Sabtu, 23 Desember 2023 | 21:10 WIB
BANGKIT: Pameran properti dari Real Estate Indonesia (REI) DIYyang berlangsung di Ambarrukmo Plaza Jogjakarta. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
BANGKIT: Pameran properti dari Real Estate Indonesia (REI) DIYyang berlangsung di Ambarrukmo Plaza Jogjakarta. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Momentum akhir tahun dan mulai pulihnya sektor ekonomi dan investasi di DIY pada quartal  2023 dimanfaatkan oleh DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY. Mereka menggelar sebuah pameran guna meningkatkan trafik transaksi di sektor properti.

Ketua DPD REI DIY Ilham Muhammad Nur mengungkapkan, dalam pameran yang dilangsungkan di Ambarrukmo Plaza tersebut pihaknya menargetkan transaksi setidaknya Rp 60 miliar.

"Targetnya rentang Rp 60 miliar hingga Rp 75 miliar. Tapi, ya, minimal 60 miliar itu," katanya, Sabtu (23/12).

Disebutnya, capaian transaksi pada pameran 2023 tersebut lebih besar fibandingkan pameran tahun lalu yang capaiannya di kisaran angka Rp 50 miliar.

Penambahan target transaksi tersebut berdasarkan pemetaan pasar yang mulai tumbuh kembali pasca pandemi.

Selain itu, kepercayaan publik juga mulai terjaga kembali setelah sempat marak persoalan properti di daerah tanah kas desa (TKD).

"Tahun ini mulai tumbuh, beda dengan tahun lalu yang baru selesai pandemi dan pasar sedang turun," sebutnya.

Lebih lanjut, Ilham merinci, secara demografi lokasi yang paling banyak menyumbang transaksi berada di daerah Sleman dan Bantul.

Hal tersebut selaras dengan ketersediaan properti yang paling banyak dibandingkan kabupaten atau kota lainnya.

"Kulonprogo dan Gunungkidul belum terlalu banyak dan relatif jauh. Sementara kota Jogjakarta itu terkendala di lahan," tuturnya.

Baca Juga: Migrasi ke Becak Kayuh Listrik, Tiga Koperasi Dibentuk Pastikan Pembagian atau Hibah Tepat Sasaran

Menyongsong 2024, Ilham optimistis sektor investasi bidang properti akan makin bertumbuh. Diproyeksikan ada kenaikan penjualan secara tahunan.

"Harapannya tentu tahun depan akan lebih tinggi, dan kami di REI juga optimistis itu bisa tercapai," lontarnya.

Terpisah, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengimbau para developer memperhatikan aspek-aspek krusial seperti pertanian dalam melakukan pembangunan properti. Khususnya, di daerah Sleman. 

Dikatakannya, hal tersebut penting agar pembangunan properti yang diniatkan memenuhi kebutuhan masyarakat bisa berjalan beriringan dengan sektor pertanian. 

"Tetap harus diperhatikan juga sektor pertaniannya, karena keerbatasan lahan juga di Sleman," tandasnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#rei #sektor properti