SLEMAN - Aktivitas Gunung Merapi pada Senin 18 Desember 2023 mengalami penurunan.
Setelah sebelumnya memuntahkan guguran lava hingga puluhan kali, tercatat menurun.
Teramati Gunung Merapi 3 kali memuntahkan guguran lava ke arah Kali Bebeng.
Jarak luncur maksimum 1.300 meter.
Suara guguran 2 kali dengan intensitas kecil, terdengar dari Pos Babadan.
Aktivitas tersebut tercatat dalam MAGMA-VAR (Volcanic Activity Report) yang disusun Ahmad Sopari, petugas dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG; Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG).
Cuaca di sekitar Merapi mendung.
Angin bertiup tenang, lemah ke arah barat, dan timur.
Suhu udara 15.7-27 °C, kelembaban udara 63-99 %, dan tekanan udara 837-918.6 mmHg.
Secara visual Gunung Merapi berkabut 0-III, kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati.
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
3. Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
4. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.
Laporan aktivitas Gunung Merapi bisa diakses di laman https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/laporan dan Media Sosial PVMBG https://linktr.ee/PVMBG. (iwa)