SLEMAN - Pelaksana proyek pembangunan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 mengaku akan memberhentikan aktivitas proyek selama libur natal dan tahun baru (nataru).
Upaya itu dilakukan agar tidak ada gangguan lalu lintas selama lonjakan wisatawan ke Jogjakarta.
Humas PT Adhi Karya Pembangunan Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 Agung Murhandjanto mengatakan, pemberhentian aktivitas proyek di ruas jalan Ring Road Utara akan dilakukan mulai tanggal 20 Desember 2023.
Sementara untuk sterilisasi alat berat atau tidak adanya aktifitas alat proyek di jalan-jalan provinsi maupun kabupaten dimulai pada tanggal 22 Desember 2023.
Menurut Agung, kebijakan tersebut diambil agar tidak ada gangguan lalu lintas imbas adanya aktifitas proyek maupun alat berat selama libur nataru tahun ini.
Selain itu, juga untuk mengantisipasi adanya kemacetan karena lonjakan kendaraan yang masuk ke Jogjakarta.
Lebih lanjut, dia juga memastikan, kalau proyek pelebaran di ruas jalan Ring Road Utara untuk saat ini juga sudah selesai. Dengan hal tersebut diharapkan dapat menambah kelancaran lalu lintas khususnya pada jalan utama lintas kabupaten.
“Untuk pelebarannya sudah seratus persen, sehingga siap dilintasi kendaraan saat libur nataru,” ujar Agung saat ditemui Radar Jogja, Senin (18/12).
Terkait dengan tahapan pelaksanaan proyek di ruas jalan ringroad utara, Agung mengaku, bahwa setelah libur nataru nanti pihaknya akan melanjutkan pembongkaran median jalan.
Sementara untuk titik di Kalurahan Tirtoadi akan dilakukan pengecoran block calved, pemadatan timbunan, dan pembangunan drainase.
Ia menyebut, secara keseluruhan untuk capaian proyek pembangunan tol Jogja-Solo Paket 2.2 sudah mencapai 20 persen. Dia pun optimis apabila tidak kendala maka proyek tol tersebut akan selesai pada akhir tahun mendatang.
“Untuk pembangunan kami usahakan secepatnya,” ungkap Agung.
Sementara itu, Manajer Pengendalian Jalan Tol Jogja-Solo Paket 2.2 Aldyan Wyga menyampaikan, pihaknya belum menemui kendala terkait dengan pembebasan lahan tol.
Bahkan, khusus di wilayah Tirtoadi, hampir semuanya sudah selesai dan tinggal menyelesaikan administrasi.
“Kami harapannya akhir tahun 2024 sudah selesai,” beber Aldyan. (inu)