Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PHRI Sleman Targetkan Okupansi Hotel Pada Momen Libur Nataru Sentuh 95 Persen

Iwan Nurwanto • Jumat, 8 Desember 2023 | 17:53 WIB
BELUM TERSEBAR: Pengunjung melintas di depan deretan hotel kawasan Jalan Pasar Kembang, Gedong Tengen, Jogja. Saat ini, hotel di DIY paling mudah ditemui di kawasan Kota Jogja dan Sleman.
BELUM TERSEBAR: Pengunjung melintas di depan deretan hotel kawasan Jalan Pasar Kembang, Gedong Tengen, Jogja. Saat ini, hotel di DIY paling mudah ditemui di kawasan Kota Jogja dan Sleman.

SLEMAN, Radar Jogja - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman menarget okupansi hotel bisa mencapai 95 persen pada libur natal dan tahun baru (nataru) mendatang.

Berbagai upaya menggaet tamu pun dilakukan oleh organisasi tersebut.

Ketua Badan Pengurus Cabangan (BPC) PHRI Sleman Andhu Pakerti mengatakan, di awal hingga pertengahan bulan Desember pemesanan hotel sudah mencapai angka 90 persen.

Adapun mayoritas pemesan berasal dari sektor kegiatan korporat.

Sementara untuk pemesanan pada momen libur nataru mendatang, Andhu menyatakan, pihaknya mencatat juga mencapai capaian yang sama atau di 90 persen.

Namun untuk hotel di wilayah Kaliurang tingkat okupansinya masih dalam kisaran 50 sampai 60 persen.

“Harapan kami menjelang mendekati tahun baru atau di akhir bulan Desember 2023 baru bisa di angka 95 persen. Untuk libur nataru kemungkinan masih didominasi segmen keluarga dan umum,” ujar Andhu kepada Radar Jogja, Jumat (8/12).

Dia pun menyampaikan, bahwa menjelang musim libur nataru pihaknya juga sudah mulai melakukan berbagai persiapan.

Di antaranya dengan menyiapkan paket-paket dinner dan acara khusus bertema perayaan keluarga hingga kerabat kerja untuk momen pergantian tahun.

Di samping itu, PHRI Sleman juga telah banyak melakukan promosi untuk menggaet tamu.

Yakni dengan gala dinner hingga event live music agar dapat meningkatkan okupansi di kabupaten Sleman.


Kemudian, sambung Andhu, pihaknya juga telah mempersiapkan pengelola hotel untuk memastikan kesejahteraan para tamu.

Yakni dengan menjunjung standar kebersihan, sanitasi tertinggi, hingga menciptakan lingkungan yang aman dan higienis.


“Kami berkomitmen menjadikan musim liburan ini benar-benar memorable experience bagi para tamu kami,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata Sleman Kus Endarto menyampaikan, selama musim libur nataru pihaknya menarget kunjungan 225.000 sampai 300.000 wisatawan.

Terhitung dari periode tanggal 22 Desember 2023 sampai 7 Januari 2024 mendatang.

Kus membeberkan, bahwa hingga bulan November ini jumlah kunjungan di Sleman telah mencapai 6,5 juta wisatawan. Jumlah itu setara dengan 93,68 persen dari target kunjungan 7 juta wisatawan di tahun ini.


“Untuk destinasi wisata favorit ada di Candi Prambanan dan Ratu Boko serta Kaliurang,” terangnya. (inu/bah)

Editor : Bahana.
#Sleman #PHRI Sleman #kunjungan wisata