Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akhir Tahun Komoditas Cabai di Sleman Diprediksi Meroket, Ini Alasannya

Iwan Nurwanto • Rabu, 6 Desember 2023 | 20:33 WIB
Harga Cabai Fluktuatif.GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
Harga Cabai Fluktuatif.GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

SLEMAN, Radar Jogja - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman memprediksi harga komoditas cabai bakal meroket pada momen akhir tahun mendatang.

Bahkan, kenaikannya juga sudah mulai terpantau di awal bulan Desember ini.


Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Sleman Kurnia Astuti mengatakan, penyebab meroketnya harga dikarenakan kondisi cuaca.

Berupa hujan dengan intensitas tinggi yang membuat kualitas dan produksi panenan cabai menurun.


“Kemungkinan cabai (komoditas yang meroket), karena produksi menurun dan curah hujan tinggi sehingga membuat tanaman rusak,” ujar Nia sapaanya kepada Radar Jogja, Rabu (6/12).


Dari pantauan Disperindag Sleman, kenaikan harga cabai juga sudah mulai terjadi pada awal bulan ini. Untuk komoditas cabai merah keriting saja sudah Rp. 74.875 per kilogram atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 2.625 dari harga sebelumnya.


Kemudian cabai rawit merah naik sebesar Rp.625 atau menjadi Rp.87.500 per kilogram. Lalu harga cabai merah besar kini menyentuh Rp. 67.429 per kilogram atau naik 2.143 dari harga sebelumnya.


Terkait dengan kondisi tersebut, Nia mengaku, belum berencana pemantauan ke para distributor cabai di kabupaten Sleman. Pihaknya saat ini hanya baru dapat melakukan pemantauan harga ke pasar-pasar tradisional.


“Dinas sementara memantau harga,” ungkap Nia.


Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, bahwa dari hasil pemantauannya harga bahan pokok di kabupaten Sleman relatif stabil.

Dia pun meminta agar masyarakat tidak perlu khawatir tentang ketersediaan dan peningkatan harga bahan pokok.

Baca Juga: Jangan Kebiasaan Tidur Dengan Kondisi Rambut Basah. Karena Dapat Memunculkan Masalah Kesehatan Pada Rambut


“Untuk ketersediaan stok jelang Nataru masih aman karena kita bekerjasama dengan Bulog dan dipantau TPID, stoknya masih banyak.

Kita berharap masyarakat belanja tetap secukupnya saja karena ketersediaan masih ada,” terang Kustini. (inu)

Editor : Bahana.
#cabai #Sleman #Disperindag