SLEMAN - PT BPR Bank Sleman resmi mengeluarkan kartu ATM untuk kemudahan transaksi bagi nasabahnya.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Sleman itu pun rencananya juga akan mengembangkan mobile digital (m-banking) dan pembayaran digital tahun depan.
Direktur Utama PT BPR Bank Sleman Muhammad Sigit mengatakan, peluncuran ATM tersebut merupakan permintaan dari 80 ribu lebih nasabah. Kehadiran ATM itu diharapkan dapat semakin mempermudah transaksi.
Menurut Sigit, dalam peluncuran ATM tersebut pihaknya juga bekerjasama dengan salah satu jaringan ATM di Indonesia. Sehingga kemudian kartu ATM milik Bank Sleman juga dapat digunakan pada puluhan ATM yang sudah ada.
“Kami sudah bekerja sama dengan ALTO yang memiliki lebih dari 34 lembaga keuangan. Sehingga bisa menarik uang dari bank-bank lain,” ujar Sigit saat ditemui, Selasa (28/11).
Ia menyampaikan, untuk tahun depan pihaknya juga akan menyediakan mesin ATM milik Bank Sleman sendiri.
Untuk lokasinya akan tersedia di kantor-kantor Bank Sleman dan kompleks perkantoran milik Pemkab Sleman.
Lebih lanjut, Sigit menyatakan, pihaknya juga akan meluncurkan transaksi digital seperti QRIS dan m-banking. Sehingga kemudian dapat mendukung program pemerintah pusat dalam model pembayaran nontunai.
“Segmen nasabah memang menginginkan digital. Ini keniscayaan yang harus dimiliki bank,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyampaikan, di era digital seperti sekarang teknologi ATM sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Baik itu untuk melakukan transaksi tunai maupun non tunai.
Baca Juga: Tekan Laju Inflasi, Ini Langkah yang Diambil Gubernur DIY
Dia pun berharap, PT BPR Bank Sleman dapat melanjutkan ke transaksi m-banking. Sehingga kemudian kualitas pelayanan bank pelat merah itu bisa lebih meningkat lagi.
“Harapannya dengan launching ATM ini juga dapat meningkatkan jumlah nasabah, ini merupakan sebuah kemajuan, bahwa sekelas BPR sudah punya ATM sendiri,” terang Danang. (inu)