RADAR JOGJA - Desa Wisata Rumah Domes di Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman, dipilih menjadi lokasi pelaksanaan Pekan Budaya Difabel (PDB) 2023. Program yang diinisiasi Dinas Kebudayaan DIJ itu pun disambut baik oleh masyarakat sekitar.
Ketua Pokdarwis Sumberharjo Andi Purnawan mengatakan, dipilihnya Rumah Domes menjadi tuan rumah PDB 2023 merupakan anugerah bagi pihaknya. Sebab, hal itu merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan kembali desa wisata dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.
Andi menyampaikan, melalui PDB 2023 diharapkan berbagai potensi di Rumah Domes dapat kembali dikenalkan. Sekaligus memberikan ruang bagi para penyandang disabilitas untuk menuangkan kreativitas dan potensinya.
Dia menambahkan, setelah PDB 2023 ini Pokdarwis Sumberharjo akan semakin meneguhkan komitmennya menjadi desa wisata inklusi. Sehingga kemudian Kalurahan Sumberharjo, khususnya di desa wisata Rumah Domes dapat menjadi jujugan wisata edukasi bagi masyarakat tentang difabel.
"Setelah ada ini (PDB 2023) tentunya desa kami harus betul-betul inklusi, bahkan saya ingin ajak mereka (penyandang disabilitas) agar bisa masuk dalam pokdarwis," ujar Andi di sela pembukaan PDB 2023, kemarin (27/11).
PDB sendiri salah satu kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan DIJ. Secara umum program itu merupakan ajang unjuk diri serta peningkatan kapasitas untuk masyarakat difabel. Agar mampu dan diterima hidup berdampingan dengan masyarakat umum secara lebih baik.
Ketua Panitia PDB 2023 Broto Wijayanto menyampaikan, tahun ini tema yang diambil Obah Mamah Mingset Greget. Di mana untuk fokusnya dalam hal ketahanan pangan. PDB kali ini digelar sepekan, mulai 27 November hingga 3 Desember 2023.
Dalam pembukaan PDB 2023 pihaknya juga menghadirkan kirab bregada, penampilan komika Dani Aditya, penyanyi Shiva dan Riska, pentas tari Sanggar Seni Kinanti Sekar, Reog Kaprajuritan Sembrani, karawitan Madyo Laras, Ketoprak Langgeng Mudha Budaya, dan penampilan Ista Band. "Terima kasih berbagai pihak yang telah men-support teman-teman difabel," kata Broto. (*/inu/laz)
Editor : Satria Pradika