Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sleman Bakal Olah Sampah Menjadi RDF

Iwan Nurwanto • Selasa, 14 November 2023 | 14:25 WIB
KERJA SAMA: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama jajarannya seusai menjalin kerja sama tentang pengolahan sampah dengan PT SBI Senin (13/11).IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA 
KERJA SAMA: Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama jajarannya seusai menjalin kerja sama tentang pengolahan sampah dengan PT SBI Senin (13/11).IWAN NURWANTO/RADAR JOGJA 

RADAR JOGJA - Pemkab Sleman terus berupaya mengatasi permasalahan sampah. Salah satunya dengan cara mengolah sampah menjadi refuse derived fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif pengganti batu bara.


Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, hal itu diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Solusi Bangun Indonesia (SBI). Konsepnya, pemkab akan memasok sampah anorganik yang sudah diolah menjadi RDF di TPST Minggir dan TPST Tamanmartani ke pabrik yang ada Cilacap itu. "Ini adalah salah satu upaya dari Pemkab Sleman untuk mengatasi persoalan sampah," tegas Kustini di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman kemarin (13/11).


Direktur Utama PT SBI Lilik Unggul Raharjo menyampaikan, pabriknya mampu menampung RDF dari Kabupaten Sleman sebanyak 70-100 ton per hari. Dia menjelaskan, RDF akan diolah menjadi bahan bakar alternatif bagi pabrik semen di Indonesia.


Lilik menjelaskan, selain menampung sampah dari Kabupaten Sleman, pihaknya selama ini juga menerima sampah dari Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Adapun kriteria RDF yang mampu diolah oleh pihaknya harus memiliki kandungan 3.200 kalori serta kadar air kurang dari 20 persen.


"Dengan menggunakan bahan bakar RDF selain dapat menggantikan peran batu bara juga mengurangi kandungan Co2," ungkap Lilik. (inu/eno)

Editor : Satria Pradika
#Kustini Sri Purnomo #TPST Minggir #Pemkab Sleman #RDF