Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akan Ada Gerakan Mewajibkan Masyarakat Gunakan Batik Khas Sleman, Gebyar Batik Sleman Tampilkan Fashion Show

Iwan Nurwanto • Jumat, 3 November 2023 | 00:54 WIB
PROMOSI: Model saat fashion show di Gebyar Batik Sleman yang menampilkan pameran berbagai produk batik pada tanggal 2-5 November 2023 di Jogja City Mall (JCM). (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)
PROMOSI: Model saat fashion show di Gebyar Batik Sleman yang menampilkan pameran berbagai produk batik pada tanggal 2-5 November 2023 di Jogja City Mall (JCM). (IWAN NURWANTO/Radar Jogja)

 

SLEMAN - Gebyar Batik Sleman 2023 yang digelar oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sleman turut menampilkan berbagai kegiatan. Salah satunya fashion show dan pameran batik yang dilaksanakan dari tanggal  2 sampai 5 November 2023 di Jogja City Mall (JCM).


Ketua Panitia Gebyar Batik Sleman Nyudi Dwijo Susilo mengatakan, kegiatan pameran tersebut diikuti sebanyak 43 industri kecil menengah (IKM) batik di kabupaten Sleman. Adapun yang ditampilkan berupa produk-produk fashion serta non-fashion.


Selain itu, dalam kegiatan itu juga dilaksanakan berbagai lomba, workshop, serta seminar. Pada pembukaan kegiatan tersebut pun juga digelar fashion show batik yang bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Baca Juga: Imbas Kemarau Panjang, Produksi Ikan Budidaya di Sleman Turun 5.500 Ton

Nyudi menjelaskan, bahwa pameran yang digelar di JCM itu merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Gebyar Batik Sleman. Sebelumnya, Gebyar Batik Sleman juga menggelar flashmob dan senam massal. Serta mengajak ratusan siswa SMP untuk membatik sinom parijotho salak.


Dia berharap, melalui kegiatan tersebut para pelaku usaha batik di Sleman bisa merasakan berbagai manfaat. Seperti peningkatan omzet penjualan dan membuat batik khas daerah semakin diminati oleh generasi muda.


"Untuk hari terakhir pada tanggal 5 November nanti kami juga mengadakan fashion show dengan mengajak 16 IKM di kabupaten Sleman," ujar Nyudi kepada Radar Jogja, Kamis (2/11).

Baca Juga: Waduh… Pembudidaya Ikan di Sleman Keluhkan Mahalnya Harga Pakan

Ketua Dekranasda Sleman Sri Purnomo menambahkan, Gebyar Batik Sleman merupakan salah satu program kerja dari pengurus Dekranasda periode 2021-2026.

Kegiatan itu bertujuan untuk melestarikan batik sebagai salah satu kebudayaan tak benda. Serta mempromosikan dan menegaskan branding batik khas kabupaten Sleman.


"Misi Dekranasda adalah terwujudnya batik bisa digunakan oleh lintas generasi," terang Sri Purnomo.


Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyatakan, adanya Gebyar Batik Sleman bisa menjadi sebuah gerakan kolaborasi untuk nguri-nguri dan mendukung perajin batik.

Baca Juga: Harga Gula Pasir Kok Makin Tinggi, Bupati Sleman: Kita Tambah Kuota di Pasar Murah

Ia pun menegaskan, akan ada gerakan yang mewajibkan masyarakat untuk menggunakan batik khas Sleman.


"Semoga dengan adanya kolaborasi ini dapat mewujudkan batik yang meningkatkan perekonomian masyarakat," tegas Kustini. (inu)

 
Editor : Amin Surachmad
#Sleman #dekranasda #Gebyar Batik Sleman 2023