Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pasca Gibran Cawapres Prabowo, Menteri Basuki Bantah Kota Solo Jadi Anak Emas Proyek Nasional

Dwi Agus. • Rabu, 25 Oktober 2023 | 23:57 WIB
BIASA SAJA: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai wisuda FKKMK UGM Jogjakarta, Selasa (25/10). (Dwi Agus/Radar Jogja)
BIASA SAJA: Menteri PUPR Basuki Hadimuljono usai wisuda FKKMK UGM Jogjakarta, Selasa (25/10). (Dwi Agus/Radar Jogja)

RADAR JOGJA - Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bantah Kota Solo menjadi anak emas program pembangunan infrastruktur pemerintah pusat.

Dia menegaskan, pembangunan di daerah tersebut telah terencana. Merupakan program proyek nasional yang telah disiapkan Kabinet Indonesia Maju melalui Kementerian PUPR.


Pernyataan ini guna membantah isu yang beredar di masyarakat. Bahwa pembangunan di Solo karena faktor Gibran Rakabuming Raka sebagai anak Presiden Joko Widodo.

Terlebih lagi karena sosok Gibran tengah menjabat Wali Kota Solo.


“Ada beberapa, enggak kalau dianak emaskan enggak, banyak dimana-mana semua. Di NTT itu 7 bendungan, ada kawasan kota juga, di Bali juga banyak. Ya banyak sekali, jadi memang programnya, yang besar kan cuma yang bersama Menhub itu. Itu yang agak besar, lainnya cuma penataan kawasan,” jelasnya ditemui usai wisuda FKKMK UGM Jogjakarta, Selasa (25/10).


Beberapa proyek yang didanai pemerintah pusat dan BUMN antara lain pembangunan rel layang Simpang Joglo, revitalisasi Taman Balekambang, revitalisasi Pasar Jongke dan revitalisasi Pasar Mebel Gilingan.

Lalu, proyek penataan Jalan Ngarsopuro-Gatot Subroto, renovasi Pura Mangkunegaran, revitalisasi Lokananta, revitalisasi Keraton Kasunanan.


Adapula pembangunan PLTSa Putri Compo, perbaikan Jembatan Jurug, pembangunan Viaduk Gilingan.

Selanjutnya pembangunan Rusun Putri Cempo, revitalisasi Pasar Legi, pembangunan ulang Rusunawa Semanggi hingga renovasi Stadion Manahan.


“Pasar di mana-mana, ada berapa puluh pasar di Indonesia ini. Jadi, kayak pasar di Lampung di Padang ada dua, di Maluku, di Klaten, di Jogja, kalau pasar memang program APBN, Pasar Batu itu lebih bagus daripada Pasar Legi. Trenggalek lebih bagus, malah jadi model untuk dipakai di mana-mana. Jadi kalau pasar enggak,” katanya.

Baca Juga: Mantan Relawan Cap Jokowi dan Gibran Pengkhianat, Pasang Keranda Mayat dan 6 Pocong di Jl Laksda Adisutjipto


Dia lalu memaparkan pembangunan Simpang Joglo. Urgensi dari pembangunan ini adalah mengurai kemacetan. Sehingga PUPR perlu melakukan penataan melalui pembangunan infrastruktur.


“Ini proyek dari Pusat, karena itu macet kan, daerah-daerah macet, yang mau dari Masjid MBZ itu kan macet di situ. Ada landasan semua. Kalau ada beberapa program di situ ya memang pas ada di situ, tapi tidak ada namanya karena prioritas. Ya, memang kebutuhan,” ujarnya. (Dwi)

Editor : Amin Surachmad
#kota solo #Basuki Hadimuljono #gibran cawapres prabowo