Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Okupansi Hotel di Sleman Baru Capai 50 Persen

Iwan Nurwanto • Kamis, 12 Oktober 2023 | 18:50 WIB
SOSOK : Ketua PHRI DPD Sleman Joko Paromo saat ditemui di Hotel Royal Darmo beberapa waktu lalu. (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
SOSOK : Ketua PHRI DPD Sleman Joko Paromo saat ditemui di Hotel Royal Darmo beberapa waktu lalu. (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)

 

RADAR JOGJA - Tingkat hunian hotel di Kabupaten Sleman masih tergolong rendah meski sudah memasuki bulan Oktober. Perhimpunan hotel mengakui kondisi itu sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir.


Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman Joko Paromo mengatakan, okupansi hotel di Sleman memang masih landai. Rata-ratanya hanya berkisar pada angka 50 sampai 55 persen.


Joko menyebut, kondisi rendahnya tingkat hunian hotel memang sudah terjadi sejak Agustus lalu. Karena menurutnya selama tiga bulan terakhir ini sektor perhotelan di Sleman memang tengah memasuki masa-masa low season.


Kondisi ini tidak hanya terjadi pada sektor perhotelan saja. Namun sektor lain seperti transportasi dan usaha kuliner. "Trennya selama Agustus-Oktober memang masih landai tapi stabil, belum ada kenaikan yang terlalu signifikan," ujar Joko Rabu (11/10).


Joko menambahkan, meski selama low season tingkat hunian hotel di Sleman tergolong rendah. Usaha perhotelan masih mendapat pemasukan dari sektor pendukung. Seperti persewaan tempat dan food and beverages (FnB).


Menurutnya, kedua sektor pendukung bisnis perhotelan itu memang cukup bagus dalam menyumbang pendapatan. Sehingga perhotelan pun juga menyediakan berbagai paket untuk pernikahan, rapat, arisan, maupun kegiatan pemerintahan. "Untuk kegiatan pemerintah masih ada, sekitar 20-25 kegiatan," kata Joko.


Sementara di sektor pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Yazid menyampaikan, bahwa target kunjungan wisatawan sudah mencapai 76,47 persen. Atau sudah dikunjungi sekitar 5.352.685 wisatawan.


Ishadi menyebut, bahwa kunjungan wisatawan ke Sleman masih tergolong cukup tinggi walaupun dalam situasi low season. Dia pun optimistis, target kunjungan sebanyak tujuh juta wisatawan pada tahun ini dapat tercapai. "Sleman dengan keanekaragaman destinasi wisata yang ada, masih menjadi salah satu pilihan utama wisatawan," kata Ishadi. (inu/eno)

Editor : Satria Pradika
#perhotelan #Sleman #phri #food and beverages