Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Catat Lur! Minggu Depan Ada Operasi Pasar Murah di Seluruh Kantor Kapanewon di Sleman, Ini Syaratnya

Iwan Nurwanto • Selasa, 19 September 2023 | 21:27 WIB

SEMBAKO : Gelaran pasar murah di Kapanewon Ngaglik, Selasa (4/4). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
SEMBAKO : Gelaran pasar murah di Kapanewon Ngaglik, Selasa (4/4). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)

SLEMAN, RADAR JOGJA - Mulai pekan depan Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan melaksanakan operasi pasar murah pada 17 kantor kapanewon di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, pemkab memberlakukan syarat berupa membawa KTP atau bukti berdomisili di Sleman.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman Nia Astuti mengatakan, operasi pasar murah akan diawali pada hari Senin (25/9) di kantor kapanewon Kalasan dan Berbah. Kemudian hari berikutnya atau Selasa (26/9/2023) di kantor kapanewon Godean dan Gamping.

Lalu dilanjutkan pada hari Rabu (27/9/2023) yang dilaksanakan di kantor kapanewon Pakem dan Turi.

Nia melanjutkan, operasi pasar murah kembali dilaksanakan pada hari Jumat (29/9) di kantor kapanewon Minggir dan Moyudan.

Kemudian untuk pelaksanaan di bulan Oktober pada hari Senin (2/10/2023) di kantor kapanewon Mlati dan Seyegan. Berlanjut di hari Selasa (3/10/2023) di kantor kapanewon Depok dan Ngaglik.

Program operasi pasar murah tersebut berlanjut kembali di hari Rabu (4/10) dengan menyasar kapanewon Sleman dan Tempel,  hari Kamis (5/10/2023) di kantor kapanewon Ngemplak dan Cangkringan.

Lalu untuk hari terakhir operasi pasar murah dilaksanakan pada Jumat (6/9/2023) di kantor kapanewon Prambanan. 

"Untuk yang dipersiapkan (komoditas) utamanya beras sebanyak 100 ton. Namun ada juga gula, telur terigu, minyak, dan daging ayam," ujar Nia kepada Radar Jogja, Kamis (19/9/2023).

Sebelumnya, Kepala Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) DIJ Ali Ahmad Najih Amsari menyampaikan, dalam operasi pasar murah itu pihaknya sudah menyiapkan stok beras kualitas medium sebanyak 100 ton. Lalu kemudian dijual dengan harga dibawah pasaran, yakni Rp. 9.950 per kilogram atau Rp. 51.000 per lima kilogram.

Selain menggelar operasi pasar murah, lanjut Ali, Bulog Kanwil DIJ juga akan menyalurkan bantuan beras kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dengan total beras yang disalurkan sebanyak 2.100 ton atau 10 kilogram per PKM. Ali pun memastikan, bahwa stok beras di Bulog juga akan cukup sampai akhir tahun mendatang.

"Diharapkan dengan kegiatan ini bisa membantu masyarakat dan membantu stabilitas pangan," ujarnya disela penandatanganan Mou antara Bulog dengan Pemkab Sleman beberapa waktu lalu. (inu)

Editor : Bahana.
#radar jogja #bulog #operasi pasar #Godean #Pemkab Sleman #kapanewon #Gamping #harga