RADAR JOGJA - Kulit semangka selalu dibuang karena dinilai tidak ada manfaatnya. Namun di tangan sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), kulit semangka menjadi selai yang enak dikonsumsi. Bahkan kaya manfaat.
Kulit semangka bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung, melancarkan pencernaan, mengurangi peradangan. Selain itu juga menurunkan tekanan darah dan menjaga kekebalan tubuh. "Pada lapisan putih kulit dalam semangka memiliki daging buah yang segar berwarna putih kehijauan yang rasanya tawar, mengandung air, vitamin, dan mempunyai banyak manfaat untuk berbagai penyakit," ujar Ketua Kelompok Mahasiswa Program Profesi Guru (PPG) Prajabatan UNY Gelombang II PGSD Kelas C Kelompok 3, Ahmad Widi Nugroho, Jumat (8/9/23).
Kulit semangka yang bewarna putih dinamakan Albedo yang merupakan bagian kulit buah paling tebal. Bagian ini merupakan sumber pektin yang potensial.Seperti jaringan lunak tanaman lain, albedo pada semangka tersusun atas 21,03 persen senyawa pektin. Maka kulit semangka sangat baik dikembangkan sebagai sumber pangan baru.
Selain Ahmad, anggota tim lain yang mengagas inovasi ini ialah Amilia Vivi Zusmiarsi, Dea Rizky Saputri, Dwi Fitri Rihardini, Elma Nur Damawanti dan Juanda Wicaksono Prabowo. Selain itu juga ada Nur Rita Febri Diana, Puteri La Nina, Riska Arisma, Sherlie Widyasmara, Tresy Litat, dan Wahyu Kurniawati.
Amilia Vivi Zusmiarsi mengatakan, salah satu makanan olahan albedo semangka ialah selai. Pengolahan kulit semangka menjadi selai karena produk olahan ini disukai banyak kalangan sehingga prospek untuk dikembangkan.“Kulit semangka ini mengandung antioksidan, air 93,4 persen, karbohidrat 5,3 persen, lemak 0.l,1 persen, serat 0,2 persen, vitamin A, B, C, mineral serta rendah kalori," ujarnya. (lan/din).
Editor : Satria Pradika