Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Lagi, Tujuh Hektare SG di Bantul Terbakar

Gregorius Bramantyo • Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:10 WIB
EVAKUASI: Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar Sultanaat Grond (SG) di Dusun Nawungan I, Selopamioro Senin (21/8/23).
EVAKUASI: Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan api yang membakar Sultanaat Grond (SG) di Dusun Nawungan I, Selopamioro Senin (21/8/23).

RADAR JOGJA - Lahan Sultanaat Grond (SG) di Kabupaten Bantul kembali dilanda kebakaran. Kali ini menghanguskan tujuh hektare SG di Dusun Nawungan I, Kalurahan Selopamioro, Imogiri pada Senin (21/8/23) siang.

Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry menjelakan, kebakaran terjadi sekitar pada 13.00. Saat itu, Sudrajad, 38, warga Padukuhan Nawungan 1 sedang berkebun di ladang bawang merah miliknya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dia melihat ada kepulan asap di bukit Nawungan di sebelah ladangnya."Kemudian warga tersebut menyebarkan kabar kejadian tersebut lewat Whatsapp," ujar Jeffry Selasa (22/8/23).

Setelah itu, warga setempat dan rekan-rekannya yang menerima kabar tersebut langsung mengecek kebenaran peristiwa tersebut. Sesampainya di lokasi, sejumlah warga melihat api sudah membakar lahan SG. Mereka melaporkan kejadian itu ke pos pemadam kebakaran unit Imogiri serta Polsek Imogiri.

Tak berselang lama, pemadam kebakaran tiba di lokasi. Pemadaman api dilakukan oleh satu unit mobil Pemadam Kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul unit Wukirsari, Imogiri. Warga sekitar juga turut membantu pemadaman. Api yang melalap lahan SG berhasil dipadamkan pada pukul 16.03. Namun hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui.

Jeffry menerangkan, jarak kebakaran hutan jauh dari permukiman warga. Sehingga tidak berpotensi merembet ke pemukiman. Meski begitu, dia tetap mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan yang bisa memicu kebakaran lahan. "Bila sampah memang harus dibakar, dimohon tidak ditinggal untuk bisa mengawasi kondisi api agar tidak meluas," pesannya.

Sebelumnya, kebakaran hutan juga terjadi di tanah SG di Imogiri. Tepatnya di Dusun Putat, Kalurahan Selopamioro, Imogiri pada Sabtu (19/8). Dalam kejadian tersebut, api menghanguskan dua hektare lahan. Tidak ada korban jiwa dalam persitiwa itu.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Bantul Irawan Kurnianto mengatakan, sudah terjadi 103 kejadian kebakaran di Bantul selama musim kemarau 2023. Jumlah tersebut adalah kejadian dari rentang bulan Juni hingga 21 Agustus. “49 kejadian disebabkan oleh membakar sampah,” katanya. (tyo/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#Kebakaran #polres bantul #sultanaat grond