SLEMAN - Hingga Sabtu (19/8) jumlah korban keracunan masal dalam kegiatan pengenalan kampus mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta mencapai 97 orang. Dari jumlah tersebut, masih ada enam orang yang tengah dirawat di Rumah Sakit Jogja International Hospital (JIH).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sleman Khamidah Yuliati mengatakan, keenam orang yang masih dirawat itu kini kondisinya sudah semakin membaik. Usai sebelumnya mengalami lemas dan pusing karena mengalami keracunan makanan.
Ia menyatakan, bahwa hingga Sabtu (19/8) pukul 13.00 jumlah korban akibat keracunan massal tersebut mencapai 97 orang dan mayoritas merupakan mahasiswa baru. Sebanyak enam orang masih dirawat di rumah sakit dan 91 orang sisanya sudah bisa melakukan rawat jalan.
"Insyaallah yang dirawat di rumah sakit kondisinya semakin membaik," ujar Yuli sapaanya kepada Radar Jogja, Sabtu (19/8).
Sebagaimana diketahui sebelumnya, peristiwa keracunan massal itu terjadi disela kegiatan outbond Pengenalan Kehidupan Kampus Bela Negara (PKKBN). Penyebab keracunan puluhan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta itu diduga berasal dari santap siang yang dikonsumsi para mahasiswa.
Kasubag Kerjasama dan Humas UPN Markus Kusnardijanto menyampaikan, para mahasiswa mengalami gejala keracunan setelah menyantap makan siang. Berselang lama atau pada sore harinya beberapa mahasiswa kemudian merasa mual dan muntah.
"Sebagian besar langsung ditangani dari pihak 403 dan yang perlu rujukan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut," katanya. (inu)