Foto: Fahmi Fahriza
SLEMAN - Sebanyak 14 tenant hadir dan meramaikan gelaran Fun Jungle yang berlangsung di Society Atrium Pakuwon Mall Jogjakarta hingga 20 Agustus mendatang, agenda ini menghadirkan ragam hewan-hewan unik hingga phobia therapy dan animal clinic bagi para pengunjung.
Phobia therapy adalah sebuah treatment yang dilakukan oleh para tenant kepada para pengunjung yang memiliki fobia atau ketakutan pada hewan tertentu.
"Kami ada phobia therapy mulai dari cara handle hingga metode preventifnya," kata PIC event Evie Purnamasari, Kamis(17/8).
Evie menyebut, kontributor tenant di Fun Jungle tidak hanya datang dari wilayah DIY. Ada keterlibatan dari kota lain seperti Solo dan Surabaya.
"Untuk jenis hewan kurang lebih ada sekitar 20 hewan dan banyak hewan-hewan unik juga," sambungnya.
Beberapa hewan yang dihadirkan antara lain adalah racoon, golden pheasant, kokabura, chinchilla, Indian ringneck, plump head, pearly conure, sugar glider, dan monk parakeet.
Lewat agenda Fun Jungle, Evie menyebut, ada keinginan untuk menaikkan standarisasi dalam sebuah bazar atau ekspo.
"Ada upgrade yang ingin kami capai mulai dari tempatnya bersih, tidak bau hingga kemasan acaranya juga harus menarik," paparnya.
Terpisah, salah seorang kontributor tenant Billy, mengaku antusias dan senang dengan agenda yang dijalankan, karena banyak mempertemukannya dengan para pengunjung umum maupun kolektor yang potensial untuk terjadinya transaksi.
"Tenant saya ini khusus sugar glider, memang saya breeder dan kolektor juga sejak tahun 2012," terangnya.
Selain menjual sugar glider, Billy juga menyediakan ragam perlengkapan atau aksesoris seperti kandang hingga makanan dari sugar glider tersebut.
Diakui Billy, peminat atau kolektor sugar glider di wilayah DIY cukup banyak. Dia optimistis bisa menjangkau seluas-luasnya market. Harganya pun disebutnya cukup tinggi.
"Sudah banyak yang suka juga, yang saya bawa sendiri kisaran harganya mulai Rp 400 ribu sampai Rp 2,5 juta," ungkapnya(iza).
Editor : Amin Surachmad