Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bendera Merah-Putih Raksasa Berkibar di Bukit Klangon, Berjarak 4 Kilometer dari Puncak Gunung Merapi

Dwi Agus. • Rabu, 16 Agustus 2023 | 19:58 WIB
MERDEKA: Bendera Merah-Putih berkibar di perbukitan Klangon di Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Rabu (16/8). (Dwi Agus/Radar Jogja)
MERDEKA: Bendera Merah-Putih berkibar di perbukitan Klangon di Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, Rabu (16/8). (Dwi Agus/Radar Jogja)


RADAR JOGJA - Sebuah bendera Merah-Putih raksasa berkibar di Bukti Klangon, Gunung Merapi, Rabu (16/8). Bendera berukuran 16 meter kali 9 meter ini berdiri tegak bersama total 78 bendera berukuran kecil. Menghiasi seluruh perbukitan Klangon di Kalurahan Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman.


Berkibarnya bendera Merah-Putih raksasa ini dalam rangka upacara HUT Ke-78 Proklamasi Republik Indonesia. Terhitung seremonial ini sudah berlangsung sebanyak 8 kali. Dilaksanakan secara rutin 16 Agustus setiap tahunnya.


“Seperti yang kita ketahui tadi karena di lokasi Cangkringan ada sejarah perjuangan masyarakat Sleman dalam mengusir penjajah. Untuk mengenang pahlawan-pahlawan yang mendahului kita, diinisiasi oleh Pak Dandim terdahulu untuk melaksanakan pengibaran bendera di Bukit Klangon,” jelas Kapolsek Cangkringan Iptu Ahmad Mirza Sassing ditemui usai Upacara Bendera di Bukti Klangon Rabu (16/8).


Selain mengenang para pahlawan, upacara bendera ini juga terbilang unik. Paling utama adalah ukuran bendera merah putih yang tergolong raksasa. Dibutuhkan 18 orang untuk membawa bendera ini. Lalu, jarak lokasi upacara bendera hanya 4 kilometer dari puncak Gunung Merapi.


“Upacara ini diikuti oleh 250 peserta, terdiri dari unsur TNI, Polri, Pamong dan tokoh masyarakat. Pasukan pengibar bendera ada 18 orang dan semua saling gotong royong,” katanya.


Lurah Glagaharjo Suroto menuturkan, pemilihan tanggal memiliki alasan khusus. Paling utama agar tidak bentrok dengan pelaksanaan upacara bendera di tingkat kapanewon, kabupaten, maupun provinsi. Sehingga warga bisa dapat meluangkan waktu mengikuti upacara bendera di Bukit Klangon Merapi.


“Sudah rutin delapan kali berlangsung. Upacara menyongsong Proklamasi Republik Indonesia sehingga upacaranya setiap tanggaal 16 Agustus,” ujarnya. (dwi)

Editor : Amin Surachmad
#TNI #Gunung Merapi #Merah-Putih #polri