Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buntut Delapan Siswa SD di Sleman Keracunan, Disdik Perketat Pengawasan Jajanan

Iwan Nurwanto • Sabtu, 12 Agustus 2023 | 05:50 WIB
ISTIRAHAT: Anak-anak kerap bermain dan membeli jajanan di luar gedung sekolah. Saat bertemu dengan orang yang tidak dikenal, mereka diminta untuk tidak meladeninya. 
ISTIRAHAT: Anak-anak kerap bermain dan membeli jajanan di luar gedung sekolah. Saat bertemu dengan orang yang tidak dikenal, mereka diminta untuk tidak meladeninya. 

 


RADAR JOGJA - Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman mulai bergerak menindaklanjuti kasus keracunan yang menimpa delapan siswa pada salah satu sekolah dasar swasta di wilayah tersebut pada Rabu (9/8/23). Instansi itu telah memperketat pengawasan jajanan anak supaya kasus serupa tidak kembali terulang.


Kepala Dinas Pendidikan Sleman  Ery Widaryana mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan himbauan kepada sekolah-sekolah di Sleman untuk memperketat pengawasan terhadap jajanan sekolah. Selain itu, pihak sekolah pun diminta untuk aktif berkoordinasi dengan puskesmas atau dinas kesehatan agar rutin melakukan pemantauan.


Ery menyampaikan, pemantauan terhadap makanan atau jajanan sekolah tersebut menurutnya penting dilakukan. Agar anak-anak di kabupaten Sleman bisa benar-benar terlindungi dari jajanan yang tidak sehat. Disamping itu, ia juga meminta agar para guru bisa mendata para pedagang yang biasa berjualan di sekitar kawasan sekolah.


"Kami berharap dengan pemantauan yang ketat anak-anak bisa terlindungi dari jajanan yang tidak sehat. Para pedagang juga dimohon betul-betul didata oleh sekolah untuk bisa bekerjasama mewujudkan makanan yang sehat," ujar Ery kepada Radar Jogja, Kamis (10/8/23).


Sebagaimana diketahui sebelumnya, sebanyak delapan anak SD Muhammadiyah di kabupaten Sleman harus mendapat perawatan di puskesmas karena keracunan makanan. Para siswa tersebut mengalami keracunan pada Rabu (9/8/23) siang usai mengkonsumsi minuman yang dibeli dari kantin sekolah.


Ery membeberkan, minuman tersebut merupakan jajanan yang dititipkan di kantin sekolah. Minuman itu dikemas dalam gelas plastik layaknya tren minuman sekarang. Diketahui sudah dua minggu pedagang dari luar sekolah itu memasarkan produknya di kantin."Alhamdulillah semua (siswa yang keracunan) sudah sehat. Dan tidak ada hal-hal yang perlu dikhawatirkan lagi," tandasnya. (inu/bah)
 

 

Editor : Satria Pradika
#Sleman #dinas pendidikan