Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

TPS Sementara Tamanmartani Kalasan Resmi Beroperasi, Sampah di Sleman Diklaim Aman 45 Hari ke Depan

Elang Kharisma Dewangga • Selasa, 8 Agustus 2023 | 00:41 WIB
SEMENTARA: Aktivitas di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Padukuhan Kebon, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Senin (7/8). (ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA)
SEMENTARA: Aktivitas di Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di Padukuhan Kebon, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Senin (7/8). (ELANG KHARISMA DEWANGGA/RADAR JOGJA)

 

RADAR JOGJA - Pemkab Sleman resmi mengoperasikan Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang terletak di Padukuhan Kebon, Tamanmartani, Kalasan pada Senin (7/8). Dengan beroperasinya lokasi pembuangan sampah tersebut, kepala daerah setempat mengklaim permasalahan sampah di Bumi Sembada akan aman hingga 45 hari ke depan.


Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan, TPSS Tamanmartani memiliki kapasitas sebesar 1.500 ton atau setara dengan 3.750 meter kubik. Sementara untuk bentuk fisik TPSS-nya sendiri berupa kolam dengan lebar 3.000 meter dan kedalaman 1,5 meter.


Kustini mengklaim, dengan kapasitas sebesar itu TPSS Tamanmartani dapat menanggulangi masalah lokasi pembuangan sampah selama 45 hari kedepan. Itu jika dalam sehari jumlah sampah yang masuk ke TPSS sebesar 50 ton.


Lebih lanjut, dalam pengelolaan sampah di TPSS Tamanmartani, Kustini mengaku juga telah menerapkan sistem yang ramah lingkungan. Diantaranya dengan membuat kolam miring ke arah selatan agar bisa mengalirkan cairan lindi ke bak penampungan. Setelah ditampung nantinya cairan lindi akan disedot dan dibuat menjadi eco lindi.


Selain itu, seluruh bagian kolam dan tanggul juga ditutup dengan geomembran agar tidak mencemari tanah dan bisa ditutup ketika hujan. Kemudian sampah yang dibuang pun akan rutin disemprot eco lindi untuk mencegah bau dan lalat disekitar lokasi pembuangan. Adapun eco lindi yang disiapkan pemkab diketahui mencapai 4.000 liter.


"Setelah 45 hari operasi sampah akan diambil kembali untuk dibuang ke TPA atau digiling untuk memisahkan sampah organik dan anorganik. Sampah organik untuk pupuk, dan yang anorganik dibuang," ujar Kustini disela pembukaan operasional TPSS Tamanmartani, Senin (7/8).


Istri mantan Bupati Sleman Sri Purnomo itu juga menyampaikan, kehadiran TPSS Tamanmartani akan diprioritaskan untuk menampung sampah dari wilayah yang belum baik dalam pengelolaannya. Contohnya seperti daerah-daerah perkotaan seperti di kapanewon Depok, Mlati, dan Sleman.


Dalam kesempatan itu, Kustini juga mengimbau agar masyarakat bisa memilah sampah dari rumah tangga. Sehingga kemudian sampah yang dibuang pun berkurang dan tidak menambah beban TPSS.


"Memang masyarakat kami wajibkan untuk memilah sampahnya sendiri," terang Kustini.


Sebagai informasi, TPSS Tamanmartani merupakan alternatif lokasi pembuangan sampah di kabupaten Sleman. Sebelumnya pemerintah setempat berencana membuat lokasi TPSS di Padukuhan Karanggeneng, Umbulharjo, Cangkringan. Namun dalam perjalanannya mengalami penolakan.

Baca Juga: Khawatir Sampah Pinggir Jalan Coreng Branding Jogja, PHRI: Reservasi Hotel Turun Masuki Agustus
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman Epiphana Kristiyani menyampaikan, kehadiran TPSS juga dicanangkan untuk menanggulangi permasalahan sampah liar atau sampah yang dibuang sembarangan oleh masyarakat. Nantinya sampah-sampah liar di wilayah kabupaten Sleman akan diangkut dan dibuang ke TPSS Tamanmartani.


Menurut Epiphana, dalam kondisi darurat sampah seperti sekarang pihaknya akan rutin memberikan pemahaman kepada semua pihak. Tak terkecuali kepada masyarakat agar mau melakukan pemilahan sampah yang dihasilkan sendiri.


"Dengan kondisi darurat sampah ini tentunya kita bersama-sama memberikan pemahaman kepada semua pihak, memberikan edukasi kepada masyarakat yang masih belum memiliki kesadaran dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya," ucap Epiphana. (inu)

Editor : Amin Surachmad
#Kustini Sri Purnomo #tempat pembuangan sampah #Tamanmartani