Gunungan-gunungan ini berisi barang dagangan para pedagang Pasar Godean. Diantaranya ada sayur mayur, perabot, jajanan, hingga gunungan lauk pauk.
Salah satu pedagang Pasar Godean Nita Rahmawati turut serta menyiapkan barang dagangannya sebagai isian gunungan. Sehari-hari dia menjajakan jajanan dan makanan-makanan ringan.
Nita mengaku gunungan ini dia siapkan dalam waktu yang singkat. Proses pembuatannya juga dilakukan bersama dengan pedagang yang lain. Nita mengaku senang bisa turut membagikan gunungan pada masyarakat. Dia berharap, gunungan itu dapat memberi keberkahan baginya.
“Semoga berkah, tambah laris, tambah lancar,” jelasnya ditemui di Pasar Relokasi Berjo, Sidoluhur, Sabtu (10/6).
Nita mengatakan perpindahannya dari pasar induk ke pasar transit lalu pindah lagi ke pasar relokasi terbilang cukup banyak melalui lika-liku. Dia mengaku, pada awal perpindahannya ke pasar transit, omzet penjualannya turun drastis. Langganan yang biasa membeli dagangannya juga lama tak terlihat.
Menurutnya, pada saat itu masyarakat masih belum tahu mengenai perpindahan para pedagang ke lokasi transit. Namun, lambat laun penjualannya mulai meningkat. Ini juga berkat sosialisasi dan promosi yang terus dilakukan oleh berbagai pihak.
“Untuk penjualan di pasar transit kemarin Alhamdulillah lancar,” katanya.
Usai diperbolehkan berjualan di Pasar Relokasi Berjo, Sidoluhur, Nita harus segera memboyong barang dagangannya. Dia dan pedagang lainnya hanya diberi waktu hingga 16 Juni untuk menyelesaikan proses pemindahan.
Dia hanya bisa berharap di tempat baru ini dagangannya laris. Setidaknya sama seperti penjualan saat di pasar induk dulu.
“Selanjutnya ya pindah-pindahan barang dangannya. Tanggal 17 Juni sudah jualan di sini. Pedagang yang lain juga sudah pada pasang-pasang, termasuk lemari-lemari karena hanya disediakan lapak. Seperti tutup itu kita buat sendiri,” ujarnya.
Salah satu warga Godean, Yanti tampak membawa plastik yang berisi sayur mayur yang dia dapatkan saat berebut gunungan bersama ratusan warga lainnya. Dia bersama suaminya rela berdesakan demi mendapatkan hasil gunungan. Meski hasilnya tak seberapa, tetapi dia berharap ada keberkahan di balik sayur dari gunungan yang dia dapatkan.
“Ini dapat sayur dan rencananya mau di sayur. Harapannya ke depannya para pedagang bisa laris,” harapnya. (isa/dwi) Editor : Editor News