"Totalnya ada delapan kendaraan (bus, Red) yang dicek sebagai sampel. Namun sudah ada yang jalan satu bus," ungkap Kasi Angkutan dan Terminal Dinas Perhubungan Sleman Sapandi usai pengecekan kemarin (11/4).
Pengecekan mulai dari administrasi. Meliputi surat izin mengemudi (SIM), surat tanda nomor kendaraan (STNK), buku kur, kemudian persyaratan pemberian izin angkutan pariwisata maupun izin trayeknya. Kemudian pengecekan dari segi pelaksanaan teknis dilihat dari ban, kondisi mesin saat dihidupkan, rem, lampu hiper dan pemecah kaca, jumlah kursi, bagasi dan lainnya.
"Dari pemeriksaan tadi, kondisi mesinnya masih normal-normal saja. Semua telah memenuhi persyaratan, bus layak jalan," terang Sapandi. Hanya saja satu bus didapati hamer atau pemecah kaca diletakkan di bagasi. Kendati begitu pihaknya meminta segera dipindahkan ke lokasi semestinya yang dapat dijangkau oleh awak bus jika sewaktu-waktu terjadi potensi bahaya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Sleman AKP Gunawan Setyabudi menambahkan, Kegiatan ini dilaksanakan tim gabungan dari Satlantas Polresta Sleman dan Dishub Kabupaten Sleman. Pengecekan ini untuk menjamin keselamatan penumpang bus di jalan. Di tengah lonjakan penumpang arus mudik lebaran.Sehingga penumpang bus lebih merasa aman.
"Jaminan keselamatan bagi para pemudik penting. Sehingga perlu pemeriksaan kelaikan kendaraan seperti saat ini," bebernya. Disebutkan, kegiatan ini rutin digelar menjelang lebaran dan libur Natal tahun Baru (Nataru). (mel/bah) Editor : Editor Content