Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Okupansi Hotel di Sleman Rendah, Prediksi Meningkat pada H-2 Lebaran

Editor News • Selasa, 4 April 2023 | 00:00 WIB
SOSOK : Ketua PHRI DPD Sleman Joko Paromo saat ditemui di Hotel Royal Darmo beberapa waktu lalu. (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
SOSOK : Ketua PHRI DPD Sleman Joko Paromo saat ditemui di Hotel Royal Darmo beberapa waktu lalu. (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - DPD Perhimpunan Hotel dan Resto Indonesia (PHRI) Sleman mencatat rendahnya tingkat hunian atau okupansi hotel saat momen Ramadan. Ketua DPD PHRI Sleman Joko Paromo menyebut okupansi hotel di Sleman masih berkisar 20 hingga 25 persen.

"Secara umum, city occupancy masih rendah. Month to date baru mencapai sekitar 20-25 persen. Untuk pengunjungnya umum, ada juga wisatawan asing, individu, kombinasi," jelasnya, Senin (3/4).

Joko optimis tingkat hunian hotel akan berangsur meningkat. Menurutnya, berdasarkan forecast peningkatan akan terus terjadi hingga dua hari sebelum lebaran. Bahkan bisa mencapai 40 persen.

"Normalnya yang saya lihat di forecast, dua hari sebelum lebaran sudah meningkat. Last minute booking akan lebih banyak lagi," katanya.

Selain tingkat hunian, tingkat kunjungan resto juga dinilai rendah. Menurut Joko ini lantaran pemerintah pusat yang melarang ASN untuk melakukan kegiatan buka bersama.

Untuk mendatangkan pengunjung, Joko mengatakan hotel-hotel gencar menjual menu-menu buka bersama. Ditambah dengan berbagai penawaran potongan harga.

"Untuk bukber, kamar, sudah ada yang booking, tapi memang belum maksimal karena situasi dan kondisi ini. Mudah-mudahan lebih membaik lagi untuk terkondisikan," harapnya. (isa/dwi) Editor : Editor News
#DPD PHRI Sleman #okupansi sleman #okupansi lebaran #Joko Paromo