Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Angka Melahirkan Usia Muda Tinggi, BKKBN Sosialisasi Lewat Duta Genre

Editor News • Minggu, 2 April 2023 | 23:00 WIB
DUTA : Kepala BKKBN Hasto Wardoyo melantik puluhan pasang Duta Genre di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat DIJ, Minggu (2/4). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
DUTA : Kepala BKKBN Hasto Wardoyo melantik puluhan pasang Duta Genre di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat DIJ, Minggu (2/4). (ANNISSA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo melantik para Duta Generasi Berencana (Genre) se-Kabupaten Sleman di Kantor Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat DIJ, Minggu (2/4). Masing-masing kalurahan di Kabupaten Sleman mengirimkan dua orang sebagai perwakilan Duta Genre. Kabupaten Sleman menjadi kabupaten pertama yang melantik Duta Genre secara serentak.

Hasto menyebut nantinya Duta Genre akan berperan dalam melakukan sosialisasi. Diantaranya berkaitan dengan pencegahan pernikahan usia dini, hubungan seks diluar nikah, bahaya napza dan pencegahan stunting.

Program BKKBN ini juga diterapkan di desa lain se-Indonesia. Nantinya akan digelar kompetisi Duta Genre. Baik tingkat provinsi maupun nasional.

"Ada 82 ribu total desa dan kalurahan. Sekarang ini beberapa provinsi sudah melakukan itu. Tujuannya untuk kampanye kesehatan reproduksi, mencegah stunting, pendewasaan usia nikah supaya tidak terlalu muda juga tidak terlalu tua," jelas Hasto ditemui di Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat DIJ, Minggu (2/4).

Dia menambahkan usia ideal menikah bagi perempuan adalah 21 tahun. Menurut Hasto, sebanyak 26 dari 1.000 perempuan di Indonesia pernah hamil pada usia 15-19 tahun. Angka ini terbilang cukup tinggi.

Sementara rata-rata perempuan dan laki-laki aktif berhubungan seks pada usia 16 tahun hingga 17 tahun. Padahal, rata-rata perempuan menikah pada usia 20 tahun.

"Ini agak ngeri. Sisanya berarti hubungan seks di luar nikah. Makanya, kampanye Genre ini termasuk mencegah itu," katanya.

Hamil pada usia yang terlalu dini juga mendatang risiko. Seperti meningkatnya angka kasus kanker mulut rahim. Untuk itu, melalui Duta Genre pihaknya mengampanyekan 3 Zero.

"Duta Genre bersumpah untuk tidak akan kawin pada usia muda, tidak ada hubungan seks di luar nikah, dan tidak menggunakan narkotika, napza," ujarnya.

Sementara itu Ayah Genre DIJ Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara menuturkan pihaknya akan gencar melakukan sosialisasi. Target utamanya pada para generasi Z. Program-program yang berkaitan dengan BKKBN juga akan dia koordinasikan dengan Pemprov DIJ.

"Kami akan mensosialisasikan kepada Gen Z pernikahan dini harus terencana, dari segi kesehatan dan pergaulan," katanya.

Salah satu Duta Genre asal Kalurahan Tamanmartani, Kalasan Irma Lutfia menuturkan belum ada program kerja spesifik berkaitan dengan Duta Genre. Dalam waktu dekat dia baru akan mendiskusikan program kerja bersama jajaran pemerintah yang berkaitan.

Namun, beberapa program kerja yang mungkin untuk dilakukan adalam memberikan sosialisasi ke tingkat sekolah-sekolah.

"Saya sangat tertarik menjadi Duta Genre karena program ini sangat baik untuk generasi muda di Indonesia," ujarnya. (isa/dwi) Editor : Editor News
#generasi berencana #hasto wardoyo #BKKBN Genre #Duta GenRe