Hasil ini membuat Dewa United naik ke posisi 11 klasemen sementara. Sedangkan PSS Sleman masih berkutat di peringkat 14. Posisi mereka terancam karena masih bisa tergeser bila Persikabo 1973 menang.
Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantara mengakui anak asuhnya kalah kualitas secara sisi permainan dan individu pemain dari Dewa United. Baik di babak pertama maupun kedua. Secara motivasi dan semangat, penggawa PSS diakuinya cukup baik. Namun hal itu belum cukup. “Kami mencoba perbaiki kinerja agar bisa main lebih efektif dan efisien. Harapannya para pemain paham,” katanya saat jumpa pers usai laga.
Dengan kekalahan ini, Seto menyebut perjuangan timnya semakin berat. Namun ia merasa timnya masih memiliki peluang untuk bertahan di Liga 1. “Kami mencoba untuk memperbaiki peringkat,” ujarnya.
Pelatih asal Kalasan ini menjelaskan, masalah tim Super Elang Jawa di putaran kedua adalah konsistensi. Di sejumlah laga cukup konsisten. Namun di beberapa pertandingan konsistensi itu hilang. Hal ini jadi pelajaran bagi PSS soal meratanya kedalaman skuad. Sebab, kehilangan sejumlah pilar inti cukup berpengaruh. “Di sisa musim ini kami mencoba menyamakan kualitas antara pemain inti dan cadangan,” jelasnya.
Setelah laga ini, tim pelatih PSS Sleman mencoba untuk mengevaluasi sejumlah faktor seperti kebugaran dan psikis. Harapannya, kebugaran dan kondisi psikis pemain membaik di laga selanjutnya. “Selain evaluasi teknis yang jadi sorotan untuk pertandingan berikutnya,” ucap Seto.
Pemain PSS Sleman Ibrahim Sanjaya mengatakan masih banyak kekurangan yang ada di timnya. Selain itu, para penggawa Laskar Sembada dalam laga ini bermain kurang maksimal. “Ke depan semoga bisa lebih baik. Untuk evaluasi, kami serahkan ke pelatih,” tandasnya.
Sementara itu, Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink memuji penampilan para pemainnya yang berhasil mengeksekusi taktiknya dengan baik. Timnya juga tampil cukup dominan di laga ini. Berhasil memukul mundur pasukan tuan rumah dengan menerapkan pressing ketat.
Selain itu, rekrutan anyar Egy Maulana Vikri juga dinilai tampil cukup baik. “Kami bisa memaksimalkan peluang dan bisa mencetak gol cantik lewat Ichsan. Saya rasa kami memang pantas menang,” kata pelatih asal Belanda itu. (tyo/laz) Editor : Editor Content