Dalam konser bertajuk 'Slank Beautiful Smile Indonesia Tour' setidaknya ada 20 lagu yang dibawakan. Di antaranya Mars Slankers, Tong Kosong, Aku Gila, I Miss U But I Hate U, Karang, Virus, Malam Minggu, Sympathy Blues, Ku Tak Bisa, Jinna, dan lainnya.
Lagu lain yakni 'Lembah Baliem'. Sebelum lagu dinyanyikan Bimbim (drum) menceritakan lagu ini berkisah soal keluarga kita yang berada di ujung timur Indonesia. Keluarga yang begitu sederhana, dekat dengan lingkungan dan alam. "Tapi karena perlakuan kita yang tidak adil mereka banyak bersikap seperti itu," ujar Bimbim.
Kaka (vokalis) berinteraksi hangat dengan penonton. Di tengah-tengah acara dia mengundang penonton naik ke panggung dan bernyanyi bersama. Sontak puluhan penonton yang dipilih acak langsung bergegas naik ke atas panggung.
Tak lupa, di atas panggung para slankers ini membawa banner bertuliskan asal mereka. Tak hanya dari Jogja dan sekitarnya, banyak slankers yang datang dari luar kota seperti Jawa Barat.
"Semua yang di Candi Prambanan 'Peace'," ujar Kaka diikuti salam dua jari seluruh penonton di Prambanan.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hadir dalam konser 39 tahun Slank. Kaka meminta Ganjar naik ke atas panggung dan membacakan 13 Ajaran Ga Sempurna Slankkissme. Beberapa ajaran Slankkissme seperti, kita harus kritis, berjiwa sosial, penuh solidaritas, saling setia, selalu merdeka, hidup sederhana, mencintai alam.
Manusiawi, berani untuk beda, menjunjung persahabatan, punya angan yang tinggi, menjadi diri sendiri, serta membuka otak dan hati kita. Selepas membacakan 13 Ajaran Ga Sempurna Salnkkisme, Kaka mengajak Ganjar nyanyi bareng lagu andalan Slank 'Terlalu Manis'.
Menjelang berakhirnya konser, Slank membawakan single baru berjudul 'Ngono Yo Ngono Tapi Ojo Ngono'. Lagu yang liriknya campuran bahasa Jawa dan Indonesia ini menurut Ivanka (bassis) menjadi bentuk kritik atas kondisi saat ini. Tidak perlu tegang dalam hal apapun, beragama, berbudaya, dan lainnya.
Konser ditutup dengan lagu wajib 'Kamu Harus Pulang'. "Terima kasih cuaca yang cerah ini di usia 39 tahun," imbuh Kaka.
Kaka membacakan semua banner yang menunjukkan asal Slankers mulai dari Pati, Tangerang, Sidoarjo, Banyumas, Tegal, Solo, Semarang, Magelang, Wonosobo dan banyak daerah lainnya. "Matur nuwun terima kasih."
Salah satu penonton, Ani, 28, mengaku sudah lama senang dengan lagu-lagu Slank. Lagu kesukaannya yakni Terlalu Manis dan Terlalu Pahit. "Kebetulan saya punya teman yang Slankers banget ya. Mungkin dari situ kebawa juga, meski memang sebenarnya sudah suka," jelasnya. (lan/kus)
Editor : Editor Content