Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gagal SNMPTN dan SBMPTN, Jurusan IPA Diterima di PGSD

Editor Content • Senin, 5 Desember 2022 | 18:28 WIB
PRESTASI : Fani Fatmawati didampingi kedua orangtuanya Sutardi dan Hartini usai menhikuti prosesi wisuda program sarjana (S1) periode Desember 2022 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (3/12).(HUMAS UNY FOR RADAR JOGJA)
PRESTASI : Fani Fatmawati didampingi kedua orangtuanya Sutardi dan Hartini usai menhikuti prosesi wisuda program sarjana (S1) periode Desember 2022 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (3/12).(HUMAS UNY FOR RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Fani Fatmawati berhasil menyandang predikat cumlaude pada wisuda program sarjana (S1) di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (3/12). Mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) tertinggi dengan nilai yang nyaris sempurna 3,94. Berikut kisahnya.

MEITIKA CANDRA LANTIVA, Sleman, Radar Jogja

Prestasi yang diraihnya, tentu bukanlah hal mudah bagi Fani. Namun, inilah buah dari kerja kerasnya disiplin waktu. Semangat mengejar ilmu.

"Alhamdulillah," ucapnya lega dan penuh syukur. Kini saatnya dia melangkah lagi. Perlahan mewujudkan mimpi. Mengaplikasikan keilmuannya dikehidupan nyata. Menjadi seorang pendidik bagi anak-anak. Seraya ingin menyambung asa, mencerdaskan anak-anak bangsa.

Fatma mengenang dulu, ketika lulus sekolah menengah atas (SMA). Dirinya sempat dibuat bimbang. Lantaran beberapa gagal memasuki perguruan tinggi yang dicita-citakannya ini. Awalnya mendaftar melalui seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN). Namun, keberuntungan belum berpihak kepadanya. Lalu dia mengikuti lagi tes seleksi bersama masuk perguruan tinggi. Lagi-lagi tak lolos. Hinggi pilihan terakhir, mendaftar melalui jalur mandiri atau seleksi mandiri. Melihat banyaknya pendaftar, dia sempat kehilangan percaya diri. Namun, kali ini keberuntungan berpihak kepadanya.

Dia berhasil lolos, sesuai program studi hang diidam-idamkannya itu. “Saya yang di SMA pada jurusan ilmu pengetahuan alam (IPA), harus berjuang melawan arus. Berjuang menguasai ilmu sosial dalam waktu singkat demi bisa lolos menjadi mahasiswa PGSD FIP UNY," kata perempuan kelahiran Kulonprogo, 1999 ini.

Fani, warga Klebakan, Salamrejo, Sentolo, Kulonprogo ini mengaku, terbiasa menuliskan mimpi-mimpinya pada sebuah kertas yang tertempel di sudut ruang belajar. Apa yang menjadi goalnya, selalu ia tulis. Berkat kegigihannya. Satu demi satu goalnya, tercapai. Salah satunya mendapatkan beasiswa peningkatan prestasi akademik (PPA) selama duduk di bangku kuliah. Fani juga dikenal aktif mengikuti organisasi mahasiswa. Salah satunya di Unit Kegiatan Kerohanian Islam (UKKI) Al-Mujaddid di Kampus UNY Wates.

Keberhasilannya ini tak lepas dari doa dan ikhtiar, sekaligus dukungan kedua orang tuanya, Sutardi dan Hartini. Sutardi merupakan karyawan swasta dan Hartini pedagang di Pasar Godean."Saya termotivasi dari orangtua saya. Semangat dan kerjakerasnya untuk dapat menyekolahkan saya hingga ke jenjang perguruan tinggi luar biasa," bebernya.

Hartini berharap, Fani selalu rendah hati dan menjadi orang yang bermaanfaat bagi sesama. "Semoga ilmunya menjadi berkah bagi dirinya (Fani, Red) dan orang lain," harapnya. (pra) Editor : Editor Content
#Sleman