RADAR JOGJA – Kebocoran tabung gas menyebabkan kebakaran di sebuah warung makan Jalan Komojoyo Nomor 21, Caturtunggal, Depok kemarin (16/11). Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka-luka dan kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Kasi Pencegahan Kebakaran UPT Damkar Sleman Suwandi menyebutkan, kebakaran tersebut terjadi pukul 08.27. Kejadian bermula saat tabung gas yang bocor dibawa ke kamar mandi oleh pemiliknya. Kemudian tabung gas direndam dalam bak air.
Akan tetapi, akumulasi gas yang berada di area dapur masih ada. "Kemudian saat menyalakan kompor, api merembet dan membakar tiga orang yang berada di lokasi dapur," ungkapnya kemarin (16/11).
Akibat kebocoran tabung gas melon, bangunan seluas 7x9 meter persegi itu hangus terbakar. Lantas tiga orang yang mengalami luka bakar dilarikan ke RSUP Dr Sardjito.
Untuk memadamkan api, kata Suwandi, 11 personel damkar dikerahkan. Dibantu dengan warga sekitar, api berhasil padam dengan satu tangki mobil damkar.
Suwandi mengimbau untuk pencegahan kebakaran, masyarakat diminta tetap waspada terhadap bahaya kebakaran. Sebab kebakaran dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan tidak dapat diprediksi. "Kami dari bidang damkar Satpol PP Sleman telah rutin melakukan penyuluhan pelatihan pencegahan bahaya kebakaran baik di lingkungan masyarakat, dunia usaha, pendidikan dan dunia kerja. Untuk meningkatkan mitigasi kebakaran," bebernya.
Sebelumnya, Kasi Operasional dan Investigasi UPT Damkar Nawa Murtiyanto menuturkan, ada banyak hal penyebab kebakaran. Faktor human error, membakar sampah dan membiarkan dalam keadaan menyala saat diginggalkan. Ada pula karena korsleting listrik akibat kabel ata jaringan listrik rusak, lalu juga tabung gas meledak. "Untuk itu masyarakat diminta hati-hati, meningkatkan keamanan dengan rajin mengecek hal yang dapat memicu kebakaran," imbaunya. (mel/eno) Editor : Editor Content