Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Literasi Politik Dibutuhkan Mahasiswa

Editor Content • Rabu, 9 November 2022 | 16:11 WIB
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Kamis (3/11).(Dok Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu)
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melakukan penandatanganan kerjasama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Kamis (3/11).(Dok Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu)
RADAR JOGJA - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) melakukan penandatanganan kerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga. Kerja sama dilakukan dalam rangka penguatan nilai-nilai demokrasi dan penguatan integritas menjelang perhelatan Pemilu 2024.

Anggota DKPP M Tio Aliansyah mengatakan kebijakan DKPP terkait penegakan kode etik. Dalam hal ini menekankan pada aspek pencegahan."Mudah-mudahan kerja sama bermanfaat dalam pendidikan berdemokrasi, kehidupan bernegara serta menjalankan etika berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Adapun ruang lingkup kerja sama ini meliputi tujuh poin penting. Rinciannya meliputi riset dan penelitian, seminar, kuliah dan praktik kerja, produksi dan publikasi karya ilmiah, pertukaran tenaga ahli, pendampingan, dan narasumber atau pengajar tamu. "Kalau misalnya ada mahasiswa dari Fakultas Syariah dan Hukum ini ingin melakukan magang di kantor, tentu kami sangat welcome," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN Sunan Kalijaga Iswandi Syahputra mengatakan kerja sama akan segera direalisasikan. Salah satunya dengan mengundang ketua atau anggota DKPP untuk memberikan kuliah umum tentang demokrasi dan kepemiluan kepada mahasiswa tingkat awal di UIN Sunan Kalijaga.

Sebab menurutnya, mahasiswa tingkat awal masuk dalam kelompok rentan secara politik. Sehingga harus diberi literasi yang mumpuni tentang politik. Sekaligus diharapkan menjadi generasi yang optimis terhadap masa depan demokrasi Indonesia. "Maka penting bagi kita untuk mendidik mereka menjadi agen-agen muda demokrasi agar mereka memahami proses penyelenggaraan pemilu," terang Iswandi.

Iswandi juga menyambut baik kerja sama dalam bidang riset dan penelitian. Serta penyelenggaraan forum discussion group (FGD) hingga kesempatan magang bagi para mahasiswa. "Ini akan sangat luar biasa," imbuhnya. (lan/din). Editor : Editor Content
#universitas islam negeri