Sedangkan untuk Peparda, ada sebanyak 111 atlet yang bertanding pada 10 cabor. Peparda mempertandingkan 101 nomor dari 135 nomor yang tersedia.
Kustini berharap nantinya para atlet Sleman bisa memberikan hasil yang terbaik. Pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan bonus yang lebih banyak dari yang diberikan sebelumnya. Kustini memastikan, para atlet pun telah siap bertanding dan optimis akan hattrick lagi.
"Besarannya rahasia, yang penting dari yang kemarin jumlahnya kita tambah. Harapannya bisa memberikan motivasi, soal jumlah nanti kita hitung. Kalau yang sebelumnya Rp 15 juta untuk yang medali emas diambil dari APBD," jelasnya saat ditemui di Stadion Maguwoharjo, Minggu (28/8).
Sementara itu, olahraga pentanque menjadi cabor eksibisi yang dipertandingkan pada gelaran Porda kali ini. Ketua Umum Federasi Olahraga Pentanque Indonesia (FOPI) Kabupaten Sleman Ani Martanti menjelaskan nantinya cabor ini dipertandingkan tetapi pemenangnya tak mendapat medali.
"Porda kali ini pentanque masih masuk cabor eksibisi. Tetap nanti akan dilombakan. Akan tetapi belum mendapatkan medali. Besar harapannya nanti di Porda tahun depan kita bisa masuk ke Porda nya itu sendiri," katanya.
Ada sebanyak 24 atlet Sleman cabor pentanque yang ikut serta pada Porda XVI. Seluruhnya telah mengikuti serangkaian tahap latihan dan siap berlaga pada Porda XVI.
"Kalau kesiapannya jelas kita ada latihannya seminggu dua kali. Targetnya, karena belum banyak atletnya harapannya nanti di Porda bisa medali emas," harapnya. (isa/dwi) Editor : Editor News