Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dewi Nabilla Putri Lolos SNMPTN lewat Beasiswa KIP

Editor Content • Sabtu, 23 Juli 2022 | 14:25 WIB
SEMRINGAH: Dewi Nabilla Putri dan ibunya Fitri Indriyani. Dewi resmi tercatat sebagai calon mahasiswa baru UNY.(HUMAS UNY FOR RADAR JOGJA)
SEMRINGAH: Dewi Nabilla Putri dan ibunya Fitri Indriyani. Dewi resmi tercatat sebagai calon mahasiswa baru UNY.(HUMAS UNY FOR RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Keberuntungan menaungi Dewi Nabilla Putri. Calon mahasiswa baru Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini nyaris tak bisa kuliah. Namun, akhirnya dia justru lolos seleksi jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melalui beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Berikut kisahnya.

MEITIKA CANDRA LANTIVA, Sleman, Radar Jogja

Bahagia menghiasi raut wajah Dewi setelah dia dinyatakan menjadi calon mahasiswa baru di perguruan tinggi yang diidam-idamkannya, UNY. Ya, perempuan usia 19 tahun ini dinyatakan lolos SNMPTN di UNY yang diumumkan pada 29 Maret lalu. Prestasinya juga relatif bagus. Dengan indeks prestasi unggul, mencapai 3,73.

Hatinya berdebar. Bahagia disertai haru, diikuti senyum yang merekah. Itu saat dirinya mendapati pengumuman diterima melalui akun pendaftaran mahasiswa baru miliknya. Dia pun bergegas menyampaikan kabar bahagia ini kepada orang tuanya.

Semenjak dinyatakan lulus di SMA N 10 Jogjakarta, Dewi diselimuti keraguan. Apakah bisa meneruskan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sebab, kondisi keuangan keluarganya sedang tidak baik-baik saja. Usaha orangtuanya tengah mengalami kemunduran. Kondisi ekonominya tengah pelik. Sehingga keinginan itu nyaris dihilangkan.

Di lain sisi, dia tak yakin bisa masuk sebagai siswa eligible ( memenuhi syarat, Red) dalam SNMPTN. Sebab pesaingnya ketat. Dewi memilih program studi bimbingan dan konseling. Jurusan ini paling dia minati, meski memiliki basik kelompok ilmu pengetahuan alam (IPA) di SMA-nya dan hendak mengambil program studi kelompok ilmu pengetahuan sosial (IPS) ini.

Awalnya dia pesimistis. Meski lolos jalur SNMPTN, namun dia tidak mendapat KIP Kuliah. Namun berkat kegigihannya mengumpulkan informasi, akhirnya dia mendapatkan kesempatan untuk mengikuti KIP kuliah susulan. Lagi-lagi nasib baik berpihak padanya. "Saya mendaftarkan KIP Kuliah susulan setelah membayar uang kuliah tunggal (UKT) I Rp 500 ribu," sebutnya.

Tentu, hal ini menjadi suatu kebanggan tersendiri bagi orang tua Dewi. Yakni, Agus Eko Cahyanto dan Fitri Indriyani. Fitri mengatakan, pada awalnya anak sulungnya tersebut sudah hampir urung kuliah. Karena terkendala masalah biaya, Dewi hendak merantau ke Jakarta. Bukan menempuh pendidikan. Melainkan bekerja.

Fitri warga Condongcatur, Depok, Sleman ini membeberkan, turut sedih pasca keingianan anaknya untuk berkuliah pupus dan harus membantu keuangan keluarga. Bukan tanpa alasan. Dewi merupakan siswi berprestasi. Selama sekolah Dewi mendapatkan ranking pertama di kelasnya. Selain itu, beberapa kali putrinya ini juga memenangkan Olimpiade matematika.

Dengan adanya beasiswa ini, Agus dan Fitri merasa lega. Sebab, anaknya dapat meneruskan jenjang pendidikan dengan jalur beasiswa. Sebab biaya kuliah ditanggung oleh pemerintah. Doa yang selalu dipanjatkannya terkabul. Dia berharap anak sulungnya memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Belajar sungguh-sungguh, dan serius menggeluti pilihannya. "Mudah-mudahan ke depan berhasil," ucapnya.(din) Editor : Editor Content
#Sleman #UNY