RADAR JOGJA - Harga cabai merah di Sleman mencapai Rp 88.875 per kilogram. Sedangkan untuk cabai merah keriting, dibanderol dengan hatga Rp 86.374 per kilogram. Sementara Rp 81.250 per kilogram untuk cabai rawit hijau.
Mahalnya harga cabai, disebut karena cuaca dan menjelang Hari Raya Idul Adha. "Cabai apalan ya selalu faktor musim dan ini kebetulan sudah akhir panen. Biasanya panen lagi Agustus," beber Kurnia Astuti, Kepala Bidang Usaha dan Perdagangan Disperindag Sleman Senin (4/7).
Selain cabai, kata Nia, ada 56 komoditas juga mengalami kenaikan. Seperti bawang merah dan beberapa jenis sayuran. "Bawang merah naik cukup signifikan. Sayur-sayuran juga naik, tomat, dan kol. Biasa kalau jelang Idul Adha sayur naik," ungkapnya.
Meski demikian, Nia mengaku, ketersediaan pangan di Sleman tetap aman. Baik di swalayan, maupun pasar tradisional. Dia pun mengimbau, agar masyarakat tidak perlu panik dengan kenaikan harga. Dan tetap berbelanja secara bijak, disesuaikan dengan kebutuhan. "Tidak perlu berbelanja berlebihan karena kekhawatiran berlebihan," jelasnya.
Sementara itu, penjual nasi Padang di wilayah Mlati, Sleman Tika mengaku, terpaksa mengurangi menu sambal. Jika biasanya dia menyediakan dua jenis sambal, kali ini dia menghilangkan menu sambal merah. Sementara untuk menu sambal hijau, masih dipertahankan. “Ngos-ngosan tuku cabai merah. Saiki mengurangi menu yang pakai cabai merah," sebutnya. (lan/eno) Editor : Editor Content