Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Sleman Kirim 15 Sampel Diduga PMK

Editor Content • Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:25 WIB
BIAR SEMBUH: Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan GunungkidulRetno Widiastuti melalukan pengobatan terhadap ternak terjangkit PMK.(ISTIMEWA)
BIAR SEMBUH: Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan GunungkidulRetno Widiastuti melalukan pengobatan terhadap ternak terjangkit PMK.(ISTIMEWA)
RADAR JOGJA - Kabupaten Sleman mengirimkan 15 sampel ternak ke Laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates. Karena sebanyak tujuh sapi dan delapan domba dicurigai memiliki gejala PMK.

Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Sleman Suparmono menjelaskan, sampel ternak yang dikirim memiliki gejala hipersalivasi atau mengeluarkan air liur berlebihan, da demam. Dikatakan, tujuh sampel swab sapi diambil dari Pasar Hewan Ambarketawang. Tujuh sampel domba dari peternak di Gamping, dan satu lainnya dari Puskeswan Berbah.

Karena adanya gejala pada ternak, Pram mengaku pengetatatn lalu lintas ternak ditingkatkan. Pengawasan dan pemeriksaan fisik juga dilakukan. Para kelompok ternak dan pedagang, juga diimbau untuk sementara waktu tidak membeli ternak dari luar daerah. “Kita juga gencar untuk melakukan penyemprotan desinfektan di kandang-kandang komunal," ujarnya Jumat (20/5).

Pemkab Sleman sebelumnya juga telah membentuk tim monitoring. Tugasnya mengawasi setiap kali ada pasaran di pasar hewan. Selain itu, ketersediaan obat, disinfektan, alat pelindung diri, serta sarana lainnya di UPTD Pelayanan Kesehatan Hewan dan Pusat Kesehatan Hewan juga telah disiapkan. Peternak dan penjual, diminta untuk melakukan biosecurity kandang, alat angkut, sarana dan parasaran yang masuk di lingkungan kandang dan peternakan. (cr4/eno) Editor : Editor Content
#BBVet Wates #Sleman #DPPP Kabupaten Sleman #PMK