Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pulihkan Sektor Pariwisata, Kembangkan Digitalisasi UMKM

Editor Content • Jumat, 20 Mei 2022 | 18:47 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA – Upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi, khususnya pada sektor pariwisat terus menjadi sorotan anggota Komisi B DPRD Sleman Sukamto SH. Itu mengingat besarnya anggaran yang dicadangkan untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Kader Partai Golkar asal Margodadi, Seyegan, itu mengatakan, industri pariwisata menjadi salah satu sektor paling terdampak pandemi Covid-19. Nah, untuk meningkatkan standar pelayanan dan tingkat kepercayaan oleh wisatawan domestik maupun mancanegara, sektor pariwisata menjadi prioritas dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Selain itu masih ada bantuan pemerintah untuk usaha pariwisata (BPUP), program bantuan insentif pemerintah (BIP), serta dukungan untuk pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional, hingga dana hibah pariwisata bagi pemerintah daerah. “Informasi dari Kementerian Keuangan ada alokasi anggaran Rp 9,2 triliun. Belanja pemerintah pusat Rp 6,5 triliun. Sisanya Rp 2,8 triliun untuk transfer ke pemerintah daerah,” ungkapnya saat menjadi narasumber rakorpim Kapanewon Moyudan belum lama ini.

Dengan anggaran tersebut, Sukamto berharap, Pemkab Sleman bisa mengembangkan sektor pariwisata dalam tiga aspek. Yakni aksesibilitas, atraksi, dan amenitas melalui promosi dan partisipasi pelaku swasta. “Sebagai anggota legislatif saya juga mendorong Pemkab Sleman lebih berkonsentrasi untuk pemulihan ekonomi sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM),” tegas Sukamto.

Menurut Sukamto, pelaku UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi digital bisa bertahan dari dampak pandemi Covid-19. Karena mereka bisa menjajakan produk melalui marketplace lewat jaringan internet. Sehingga adanya kebijakan pembantasan kegiatan masyarakat pun tidak begitu berpengaruh untuk penjualan produk.

E-commerce pun berkembang pesat dan menjadi peluang pemulihan ekonomi. Kendati demikian, Sukamto mengingatkan bahwa teknologi digital tetap harus didukung dengan sarana marketing yang memperhatikan kualitas produk. “Kemasan produk juga harus baik dan bersih supaya bisa menarik minat calon konsumen,” tuturnya.(yog) Editor : Editor Content
#Sleman #Pariwisata #DPRD Sleman #UMKM #sukamto