Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

75,82 Kilometer Tol Jogjakarta-Bawen, Proyek Strategis Nasional

Editor News • Kamis, 31 Maret 2022 | 01:26 WIB
Photo
Photo
RADAR JOGJA - Ground Breaking Tol Jogjakarta-Bawen menandai proyek ini dimulai per 30 Maret 2022. Bertempat di Dusun Sanggrahan, Kalurahan Tirtoadi, Kapanewon Mlati, tol ini nantinya akan terbentang sepanjang 75,82 Kilometer. Detilnya 67,05 berada di Jawa Tengah dan 8,77 kilometer berada di Jogjakarta.

Sekretaris BPJT Kementerian PUPR Triono Jumoasmoro menuturkan perencanaan sudah berlangsung sejak lama. Ruas tol yang menghubungkan provinsi Jawa Tengah dan DIJ ini masuk dalam proyek strategis nasional. Dikuatkan melalui Perpres Nomor 58 tahun 2017.

"Masuk dalam percepatan pelaksanaan proyek strategis nasional. Juga ditetapkan sebagai proyek prioritas melalui Peraturan Menko Perekonomian pada 31 Agustus 2017 tentang Percepatan Infrastruktur Prioritas," jelasnya di lokasi ground breaking tol Jogjakarta-Bawen, Rabu (30/3).

Triono menjelaskan jalan Tol Jogjakarta-Bawen terdiri dari enam seksi. Seksi satu dari Sleman-Banyurejo sepanjang 8,25 kilometer, seksi dua Banyurejo-Borobudur sepanjang 15,26 Kilometer, seksi 3 Borobudur-Magelang sepanjang 8,8 kilometer.

Adapula seksi 4 Magelang-Temanggung sepanjang 16,26 Kilometer, seksi 5 Temanggung-Ambarawa sepanjang 22,56 kiloemter. Terakhir seksi 6 Ambarawa-Bawen sepanjang 5,21 kilometer.

"Lalu memiliki 4 buah simpang susun dan 1 junction. Nilai investasi sebesar Rp. 14,26 triliun dengan masa konsesi 40 tahun dan akan dilaksanakan oleh PT. Jasa Marga Jogja-Bawen selaku badan usaha jalan tol," katanya.

Progres pembebasan lahan jalan tol seksi 1, lanjutnya, telah mencapai 92,8 persen. Targetnya pembangunan konstruksi berlangsung kuarter 4 2023. Sementara target tersambung seluruhnya secara bertahap pada kuarter 4 2024.

"Jalan tol Jogjakarta Bawen ini nanti akan tersambung dengan Jalan Tol Solo-Jogjakarta dan YIA Kulonprogo sebagai jaringan," ujarnya.

Dibangunnya tol akan menjadi dukungan kepada sektor ekonomi. Triono memaparkan lokasi pembangunan memiliki potensi industri dan wisata. Termasuk adanya kawasan heritage candi.

Potensi inilah yang menjadikan pembangunan tol masuk dalam 8 lokasi super prioritas. Tepatnya di wilayah Jawa Tengah maupun DIJ. Perannya adalah meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah yang mendukung pengembangan wilayah.

"Salah satu visi pembangunan 2020-2024 yang disampaikan oleh bapak Presiden Jokowi yaitu untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi. Sehingga dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan mengakselerasi nilai tambah bagi perekonomian," katanya. (Dwi) Editor : Editor News
#proyek strategis nasional #tol Jogjakarta-Bawen #Ground breaking tol #kementerian pupr