Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tragedi Bunker Kaliadem Jadi Daya Tarik Tersendiri

Editor Content • Selasa, 1 Maret 2022 | 18:44 WIB
DAYA TARIK: Bunker Kaliadem di Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, tidak lekang dari rasa penasaran pengunjung wisata di lereng Merapi,  (28/2).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
DAYA TARIK: Bunker Kaliadem di Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, tidak lekang dari rasa penasaran pengunjung wisata di lereng Merapi,  (28/2).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Libur panjang akhir pekan ini objek wisata Bunker Kaliadem di Padukuhan Kinahrejo, Umbulharjo, Cangkringan, diminati pengunjung. Kunjungan wisatawan mengalami peningkatan bila dibandingkan akhir pekan biasanya.

Petugas Lapangan Wisata Bunker Kaliadem Fendi menyebut, selama tiga hari Senin (26-28/2) ada peningkatan kunjungan wisata meski tidak signifikan. Jika pada hari libur biasa rata-rata menghabiskan lima sampai enam bendel tiket, liburan akhir pekan ini delapan bendel bisa habis.

Satu bendel berisi 100 lembar tiket retribusi jip. Atau dalam sehari kurang lebih menghabiskan 800 bendel tiket jip, mulai pukul 07.00-17.00. Dengan nilai banderol satu tiket Rp 10.000. Dan bila dirupiahkan, delapan bendel itu sekitar Rp 8 juta.

Atau bila dihitung per orang, satu rombongan jip mengangkut empat orang plus sopirnya. Rata-rata per hari tingkat kunjungan wisata bisa sampai 1.200 -1.300 orang, dari biasanya 1.000 kunjungan. “Mayoritas pengunjung dari luar kota, seperti Surabaya, Jakarta , Bandung dan lain-lain,” ungkap Fendi saat ditemui di lokasi Senin (28/2).

Kendati begitu, tingkat kunjungan meningkat sifatnya situasional. Bila cuaca cerah pengunjung berdatangan. Tetapi bila mendung hujan, maka jumlah kunjungan menciut. Apalagi bila erupsi Merapi kembali tinggi. “Berjarak 4,7 kilometer dari puncak Merapi, menyebabkan sepi pengunjung karena pada takut,” bebernya.

Selain memiliki keindahan pemandangan puncak Merapi, obwis ini memiliki daya tarik tersendiri. Yakni lekat dengan sejarah dan cerita tragedi Bunker Kaliadem akibat erupsi Merapi tahun 2006 lalu. Tak khayal mendorong sejumlah wisatawan dari berbagai daerah mengunjungi lokasi ini.

Rival Yanuar Alfiansyah, 22, salah satunya. Wisatawan asal Bogor ini dibuat penasaran atas tragedi tewasnya dua relawan yang terjebak dalam bunker pasca erupsi Merapi saat itu. Menurutnya, peristiwa ini begitu mengerikan. “Ini kali pertama saya ke sini, rombongan berempat. Tujuannya ingin lihat bagaimana sih Bunker Kaliadem, karena selama ini hanya melihat dari Youtube,” katanya.

Demikian juga Mutia, 21, mahasiswa asal Medan mengaku sudah beberapa kali mengunjungi lokasi ini. Menurutnya, lokasi ini memiliki nilai sejarah tersendiri mengenang erupsi Merapi kala itu. “Tetapi sangat disayangkan, area ini banyak semak dan puntung rokok yang dibuang sembarangan,” tandasnya. (mel/laz) Editor : Editor Content
#Bunker Kaliadem