Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisal mengatakan telah menyiapkan dua bangsal isolasi Covid-19. Satu dari bangsal tersebut telah penuh. Sementara satu bangsal lainnya telah terisi separuh dari kapasitas.
"Saat ini bangsal isolasi yang satu sudah penuh dengan kapasitas 22 kamar tidur. Yang satu 11 kamar tidur, kurang lebih sudah terisi separuhnya," jelas Ahmad saat ditemui di Ruang Rapat Bupati Bantul, Senin (21/2).
Dia mengaku lebih siap dalam menghadapi pandemi gelombang tiga ini. Hal ini karena pihaknya telah belajar saat varian Delta merebak di Jogjakarta. Ahmad mengatakan pihaknya juga terus mengondisikan seluruh SDM agar siap menghadapi lonjakan kasus jika sewaktu-waktu terjadi. Salah satunya dengan memberikan pelatihan.
"Sumber daya sudah ditraining sedemikian rupa, sehingga aman bagi petugas, bagi pasien yang lain, dan aman bagi rumah sakit," kata Ahmad.
Ahmad mengatakan varian Omicron yang tengah merebak tak lebih berbahaya dari Delta. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak abai dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terutama pada penggunaan masker.
Dia juga mengimbau agar segera memeriksakan kesehatan. Terutama masyarakat yang merasakan adanya gejala. Diminta untuk melakukan isolasi di shelter isoter apabila bergejala ringan maupun tanpa gejala.
"Prokes harus tetap ditegakkan terutama penggunaan masker. Kalau sudah diketahui positif dan tanpa gejala bisa menjalani isolasi secara mandiri di rumah. Namun jika bergejala sedang maupun berat bisa menjalani isolasi di rumah sakit," ujar Ahmad. (isa/dwi) Editor : Editor News