Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

RS PKU Muhammadiyah Gamping Siapkan Ruangan Isolasi

Editor News • Selasa, 22 Februari 2022 | 00:48 WIB
WASPADA : Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisal mengatakan telah menyiapkan dua bangsal isolasi Covid-19 menghadapi lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga. (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
WASPADA : Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisal mengatakan telah menyiapkan dua bangsal isolasi Covid-19 menghadapi lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga. (ANNISA KARIN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping melakukan sejumlah upaya untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Salah satunya dengan menyiapkan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 yang bergejala sedang hingga berat. Selain itu memisahkan ruangan pasien Covid-19 dengan pasien umum.

Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping Ahmad Faisal mengatakan telah menyiapkan dua bangsal isolasi Covid-19. Satu dari bangsal tersebut telah penuh. Sementara satu bangsal lainnya telah terisi separuh dari kapasitas.

"Saat ini bangsal isolasi yang satu sudah penuh dengan kapasitas 22 kamar tidur. Yang satu 11 kamar tidur, kurang lebih sudah terisi separuhnya," jelas Ahmad saat ditemui di Ruang Rapat Bupati Bantul, Senin (21/2).

Dia mengaku lebih siap dalam menghadapi pandemi gelombang tiga ini. Hal ini karena pihaknya telah belajar saat varian Delta merebak di Jogjakarta. Ahmad mengatakan pihaknya juga terus mengondisikan seluruh SDM agar siap menghadapi lonjakan kasus jika sewaktu-waktu terjadi. Salah satunya dengan memberikan pelatihan.

"Sumber daya sudah ditraining sedemikian rupa, sehingga aman bagi petugas, bagi pasien yang lain, dan aman bagi rumah sakit," kata Ahmad.

Ahmad mengatakan varian Omicron yang tengah merebak tak lebih berbahaya dari Delta. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk tidak abai dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Terutama pada penggunaan masker.

Dia juga mengimbau agar segera memeriksakan kesehatan. Terutama masyarakat yang merasakan adanya gejala. Diminta untuk melakukan isolasi di shelter isoter apabila bergejala ringan maupun tanpa gejala.

"Prokes harus tetap ditegakkan terutama penggunaan masker. Kalau sudah diketahui positif dan tanpa gejala bisa menjalani isolasi secara mandiri di rumah. Namun jika bergejala sedang maupun berat bisa menjalani isolasi di rumah sakit," ujar Ahmad. (isa/dwi) Editor : Editor News
#RS PKU Muhammadiyah Gamping #Omicron Covid #Covid-19 gelombang ketiga