"Liga Anak Sleman ini digelar untuk memberikan jam terbang bagi pemain dan pelatih. Kami akan gelar selama 5 pekan mulai 19 Februari sampai 20 Maret 2022 dengan protokol kesehatan yang ketat," jelas Wahyudi, Sabtu (19/2).
Liga ini diikuti oleh 19 tim dari 18 SSB KU 12 dan 18 tim dari 17 SSB KU 10. Wahyu di berharap liga ini bisa memberikan wadah yang positif bagi anak. Terutama yang berminat dalam olahraga sepakbola.
"Pembinaan sepakbola dini menjadi lebih terprogram, jenjang yang jelas dan tentunya berkelanjutan," kata Wahyudi.
Liga Anak Sleman 2022, lanjutnya, juga merupakan ajang edukasi sejak dini. Untuk menjaga nilai-nilai sportivitas dalam diri anak. Selain itu menambah teman dan wawasan ilmu pengetahuan dalam pertandingan.
Menurutnya dalam sebuah pertandingan tidak selalu berbicara tentang kemenangan. Paling penting adalah menanamkan jiwa sportivitas. Sehingga kompetisi dapat berjalan dengan sehat dan terhormat.
"Saya berterima kasih kepada semua teman komite usia muda dan seluruh jajaran Askab PSSI Sleman, klub peserta liga dan orang tua yang mendukung event ini. Mari dukung potensi anak sejak dini dengan edukasi dan kompetisi yang sehat happy dan sportif," ujar Yudi. (obi/dwi) Editor : Editor News