"Vaksinasi ini dimulai dari pejabat struktural. Kegiatan, dilaksanakan hari ini sampai Jumat (28/1) mendatang," ungkap Direktur RSUD Sleman Novita Kresnaeni di lokasi kegiatan, Senin (24/1).
Vaksinasi ASN didahulukan karena aktivitas tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman. ASN penerima vaksin kedua setelah lansia.
"Vaksinasi dosis tambahan ASN ini menyasar 100 sampai 150 orang. Jenis vaksin yang digunakan sementara Pfizer," kata Novita yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.
Setiap ASN mendapatkan tambahan setengah dosis. ASN yang mengikuti vaksin harus lolos skrining, dan jarak menerima vaksin dosis dua minimal enam bulan. "Hari ini khusus struktural di susul non struktural besok (hari ini, red).
Lebih lanjut dikatakan, selain vaksinasi booster untuk ASN Sleman, instansinya juga memberikan kuota vaksin booster setiap harinya dengan sasaran seratus orang. Diprioritaskan lansia. Kick off vaksinasi lansia dimulai 17 Januari lalu. Sehingga total vaksinasi booster di RSUD Sleman per kemarin (24/1) ada 500 orang. "Alhamdulillah tidak ada laporan KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi),'" bebernya.
Dikatakan, reaksi tubuh terhadap dosis tambahan pada setiap orang berbeda. Oleh sebab itu, perlu menjaga pola makan dan memperbanyak minum.
Dijelaskan, bila pasca vaksinasi merasakan badan panas dan harus meminum obat penurun panas, diperbolehkan. "Misalnya paracetamol sebagai obat pertolongan pertama, tetap diperbolehkan. Tetapi untuk obat-obat lainnya bisa dikonsultasikan dengan dokter," ujarnya.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman Suparmono salah satu peserta vaksinasi booster tersebut. Pram, sapaannya mengungkapkan penambahan booster ini penting untuk meningkatkan imunitas tubuh di tengah maraknya virus Covid-19 varian Omicron. "Saya sudah disuntik booster, sejauh ini biasa aja, tidak merasakan sakit," katanya.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Khamidah Yuliati menyebut ada 8.561 jumlah ASN di Kabupaten Sleman berdasarkan Data Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Sleman. Selain di RSUD Sleman vaksinasi booster dapat dilakukan di RSUD Prambanan.
Adapun capaian vaksin booster per kemarin mencapai 6.272 orang atau 5 persen jumlah penduduk Kabupaten Sleman. Dengan prioritas sasaran lansia.
"Target booster sebanyak mungkin, sesuai kemampuan fasilitas kesehatan karena bersifat reguler. Sementara Kabupaten Sleman juga masih fokus menyelesaikan vaksin anak hingga dosis ke dua diselesaikan," kata dia. (mel/bah) Editor : Editor Content