Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dorong Pemulihan Ekonomi, Gelar Sunmor

Editor Content • Senin, 24 Januari 2022 | 16:08 WIB
NIKMAT: Kepala Dinkop UKM Sleman Haris Martapa saat meninjau stan UMKM sembari mencicipi minuman wedang asem di acara Sunmor Lapangan Sendangadi, Mlati, Sleman, (23/1).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
NIKMAT: Kepala Dinkop UKM Sleman Haris Martapa saat meninjau stan UMKM sembari mencicipi minuman wedang asem di acara Sunmor Lapangan Sendangadi, Mlati, Sleman, (23/1).(MEITIKA CANDRA LANTIVA/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Lapangan Sendangadi, Mlati, Sleman, kini semakin hidup. Pemerintah setempat berupaya membangkitkan potensi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan menggelar sunday morning (Sunmor). Ini agar mempercepat pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Ada sekitar 100 pelaku UMKM yang berjualan di sini. Ada kuliner, rempah, fesyen, produk pertanian maupun tanaman hias,” ungkap Lurah Sendangadi Sugeng Wijaya alias Sugengno usai pembukaan Sunmor di Lapangan Sendangadi, Minggu (23/1). Pelaku UMKM dari 14 padukuhan menjajakan produknya di sekeliling lapangan.

Sugeng menuturkan, kegiatan Sunmor ini merupakan tindak lanjut dari program pemulihan ekonomi melalui pameran produk UMKM setiap Jumat di Pendopo Kalurahan Sendangadi yang sudah diselenggarakan lima minggu lalu. “Karena antusiasnya tinggi dan terbukti mampu menggeliatkan produk UMKM, masyarakat sepakat menggelar Sunmor ini,” katanya.

Melihat antusias kunjungan dan transaksi produk UMKM, Sugeng berencana menggelar Sunmor secara rutin setiap minggu pagi. Tidak hanya potensi UMKM saja, tetapi juga mengangkat potensi budaya dan kreativitas anak muda. Semua kalangan terlibat dalam gelaran Sunmor ini. Sunmor setiap minggunya akan dimeriahkan dengan senam pagi, lomba mewarnai anak-anak, atraksi budaya dan ujuk aksi kreativitas siswa-siswi sekolah. “Kami juga libatkan sekolah dalam mengisi hiburan, serta kepanitiaannya kami libatkan karang taruna,” beber Sugeng.

Adanya Sunmor ini merupakan embrio yang nantinya didorong menjadi unit Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Sendangadi. Dia berharap, kegiatan ini menjadi angin segar, wadah atau ruang kreativitas anak muda dan juga pusat pertumbuhan ekonomi warga khsusnya pelaku UMKM.

Kendati begitu, dia selalu menekankan agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Tetap mengenakan masker pada saat berkunjung ke lokasi.

Sunmor dibuka Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah (Dinkop UKM) Sleman Haris Martapa mewakili Bupati Kustini Sri Purnomo. Haris mengatakan, adanya Sunmor ini diharapkan memantik atensi masyarakat untuk mencintai produk-produk lokal. Menghidupkan kesenian dan budaya masyarakat. Membentuk pola gaya hidup sehat melalui olehraga pagi dan disiplin prokes.

Tak lupa menghidupkan semangat gotong-royong. “Kami sangat mengapresiasi upaya mendorong pemulihan ekonomi ini. Meski hujan-hujan antusias warga berkunjung banyak,” ujarnya dalam sambutannya. (mel/laz) Editor : Editor Content
#UMKM