Namun tidak itu saja. Di lokasi acara senam masal itu juga dipamerkan aneka produk olahan karya kelompok wanita tani (KWT) lereng Merapi. Nah, semua produk itu diborongnya. Kemudian dibagikan gratis kepada seluruh peserta senam bertema “Ibu Sehat, Bahagia, dan Berdaya di Masa Pandemi”. “Ini sesuai tupoksi saya di komisi B yang membidangi perekonomian. Termasuk usaha mikro kecil menengah (UMKM),” ungkap Banu, Rabu (22/12/2021).
Lewat kegiatan tersebut, Banu mengajak warga Sleman, khususnya ibu-ibu, agar gemar berolahraga. Agar tubuh tetap sehat dan terjaga dari persebaran Covid-19. Di sisi lain, kader muda Partai Golkar itu ingin menggeliatkan sektor ekonomi mikro yang dikelola KWT di lingkungan tempat tinggalnya. “Selama pandemi ini kan produk KWT ikut terpukul. Sekarang saatnya mereka dibangkitkan lagi,” ujarnya.
Banu berharap, para pelaku usaha mikro tidak patah arang menjalankan bisnis di masa pandemi ini. Mereka harus tetap berkarya dan produktif. Hanya, model pemasaran produknya yang perlu dimodernisasi. Dari semula hanya dijual secara konvensional atau langsung kepada konsumen. Kini sudah harus menggunakan teknologi digital. Pemasaran produk secara online lewat marketplace. “Cara itu membutuhkan kehadiran pemerintah maupun dewan. Untuk membantu promosi produk-produk UMKM,” kata Banu.(yog) Editor : Editor Content